Bawaslu NTB Bersama Cagub – Cawagub Sepakat Tolak Politik Uang dan SARA

kicknews.today – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) NTB, bersama jajaran dan para pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur NTB periode 2018-2023 mengajak semua elemen melawan virus dan kejahatan politik uang serta politisasi SARA dengan mendeklarasikannya di jalan Udayana, Rabu (14/2).

Ketua Bawaslu NTB, Khuwailid mengatakan pengawas pemilu NTB adalah satu dari semua pengawas pemilu se – Indonesia yang melaksanakan deklarasi menolak politik uang dan politisasi SARA. Karena, nilai penolakan itu penting bagi para pengawas, elemen dan stakeholders pemilu serta bersama melawan politik uang serta politisasi sara tersebut.

Dia menegaskan, politik uang harus ditolak dan disebarkan layaknya virus karena merupakan kejahatan dalam pemilu sehingga harus di lawan.

“Jaga pemilu ini, pengawas pemilu harus jadi pelopor dan menjaga diri serta diharapkan kepada para paslon berkomitmen menolak dan melawan, tolak isu politisasi sara,” ungkapnya.

Terhadap petugas pengawas pemilu lanjutnya, harus menjaga standart integritas. Panwas itu harus lebih tinggi dari KPU karena tugasnya sebagai pengawas pelaksanaan pemilu.

“Jangan sampai tugas pengawas itu terkalahkan, tunjukkan bahwa jati diri itu ada,” kata dia.

Khuwailid sedikit menyinggung mengenai dua pulau besar yang ada di NTB sesungguhnya tidak ada perbedaan. Menurutnya, jangan ada bersi tegang karena adanya pemilihan Gubernur karena pada sesungguhnya kedua pulau adalah sama.

“Perbedaan itu harus jadi sumber energi kekuatan untuk negara serta kesatuan, jangan ada perpecahan,” ujarnya.

Terkait hal itu, salah satu calon Wakil Gubernur NTB, H Mori Hanafi menegaskan, politik uang dan politisasi SARA itu harus dihindari, jangan sampai terjadi dan semua paslon harus berusaha menjaga itu smua.

“Jangan sampai terjadi di NTB,” harapnya.

Ketika disinggung seandainya ada salah satu paslon yang melakukan politik uang dan politisasi SARA, Mori menyampaikan sangat setuju jika Bawaslu tegakkan aturan dan memberikan sanksi terhadap paslon yang melakukan politik uang dan politisasi sara itu.

Senada itu, calon Gubernur NTB, Zulkifliemansyah menyampaikan dirinya sangat berharap semua pasangan calon harus komitmen terhadap janji untuk menolak politik uang dan politisasi SARA seperti yang sudah ditandatangani.

“Mudahan kegiatan Bawaslu ini menunjukkan bukti, jangan sampai ada terjadi politik uang itu,” tutupnya (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat