KPU Tetapkan Empat Pasangan Calon Pilgub NTB 2018

kicknews.today – Komisi Pemilihan Umum NTB telah menetapkan empat pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode 2018-2023 yang akan mengikuti pesta demokrasi tanggal 27 Juni mendatang.

Penetapan itu merupakan hasil pleno terbuka Komisioner KPU NTB yang dihadiri Bawaslu, pasangan calon dan partai pengusung.

Ketua KPU NTB Lalu Aksar Anshori menyampaikan, ini merupakan tahapan pamungkas dari seluruh tahapan pencalonan. Mulai dari tahap pendaftaran, khusus yang menggunakan jalur partai politik tanggal 8-10 Januari.

Kemudian, menyerahkan persyaratan tanggal 12-25 Desember 2017 terhadap jalur perseorangan, ada proses penelitian atau verifikasi berkas sampai masa perbaikan. Sehingga disimpulkan pasangan H. Moch Ali Bin Dachlan-TGH. Gede Sakti Amir Murni, lolos sebagai calon dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai undang-undang yang berlaku.

“Ali-Sakti memenuhi syarat 325.968. Untuk Ali BD sudah menyerahkan surat cuti kampanye. Sehingga tidak ada persoalan,” ungkap Lalu Aksar, Senin (12/2).

Dia menjelaskan, terhadap pasangan Ali-Sakti, dukungan dari hasil perbaikan pasangan ini mencapai 325.968 dukungan. Jumlah ini melebihi syarat dukungan calon perseorangan, yang semestinya hanya 303.331 dukungan.

“Dengan jumlah dukungan yang dinyatakan sudah final, artinya jumlah dukungan yang diperoleh pasangan Ali BD dan Sakti, bisa dikatakan sudah melampaui 325.968 atau melebihi 22.637 dukungan dari syarat dukungan calon perseorangan yang seharusnya 303.331 dukungan,” kata dia.

Sementara dari hasil sebaran dukungan, menurut Aksar, pasangan ini juga melebihi dari enam wilayah, karena mendapat dukungan sampai 10 kabupaten/kota di NTB.

“Artinya, dari sisi syarat sudah terpenuhi atau setara dengan syarat dukungan cagub dan cawagub yang menggunakan parpol, yakni 65 kursi di DPRD Provinsi NTB,” kata Aksar.

“Dengan demikian, pada Selasa (13/2) akan dilakukan penetapan nomor urut dan dilanjutkan masa kampanye yang dimulai 15 Februari sampai dengan pada 23 Juni 2018,” lanjutnya.

Aksar menambahkan, untuk pasangan Suhaili- Amin diusung Partai Golkar dengan perolehan kursi di DPRD NTB sebanyak 11 kursi, kemudian Nasdem tiga kursi dan PKB lima kursi. Sedangkan untuk surat cuti kampanye kedua calon sudah tidak ada masalah.

Selanjutnya, untuk pasangan TGH. Ahyar Abduh-H. Mori Hanafi, SE., M.Comm. dengan total kursi dukungan sebanyak 32 kursi dari Partai Gerindra, PPP, PAN, PDIP, Hanura dan PBB. Terkait surat cuti kampanye, TGH. Ahyar Abduh sudah tidak ada masalah, demikian pula halnya dengan H. Mori Hanafi. Lampiran sudah diserahkan, namun aslinya masih proses di Kementerian Dalam Negeri.

Untuk pasangan Zul-Rohmi dengan 14 kursi diusung Partai Demokrat dan PKS. Terhadap SK pemberhentian Zulkifliemansyah sebagai anggota DPR RI masih proses, namun sudah disampaikan ke KPU.

“Dengan demikian, keempat pasangan itu telah resmi menjadi pasangan calon yang tentunya sesuai Undang-Undang nomor 10 Tahun 2016,” tegasnya sembari mengatakan, keempat pasangan calon tersebut berhak melaksanakan kampanye sejak 15 Februari sampai 23 juni 2018. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat