Analisa Peluang Paket AMAN di Pilgub NTB 2018 Versi M16

kicknews.today – Ahyar Abduh-Mori  Hanafi (AMAN) “the Great”. Kalimat itu yang pas untuk menggambarkan powerfull  sosok paket Ahyar-Mori, jawara petarung Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Provinsi Nusa Tenggara Barat yang besar dari sisi manapun.

Dari sisi dukungan partai politik, paket AMAN adalah pasangan calon (paslon) yang paling besar diusung parpol. Jika dihitung perolehan suara kursi parlemen , koalisi parpol paket AMAN menguasai 32 kursi parlemen atau 49 % equavalen sama dengan 900 ribuan suara perolehan parpol pengusungnya pada pemilihan legislatif 2014.

Selain itu AMAN juga besar dari dukungan Tokoh Nasional Parpol pengusungnya, yang siap menjadi votegetter menambah pundi-pundi perolehan suaranya.

Prabowo Subianto, Megawati Soekarno Putri, Zulkifli Hassan, Wiranto, dan sederet tokoh nasional pasti siap berjibaku memenangkan paket AMAN.

Dari sisi kekuatan resources untuk pemenangannya, AMAN tentu sudah mengkalkulasi secara pasti cost politik yang harus disiapkan untuk pertarungan ini.

Hal ini bisa dilihat dari besarnya parpol pengusung maupun relawan AMAN yang membentang dari Ampenan Kota Mataram sampai ujung Sape di Bima yang dientertain dan di back up.

Imbasnya, kekuatan parpol dan relawan AMAN tentu akan bersinergi dan bergoyong-royong memenangkan Pilgub NTB 2018 ini. karena ini menyangkut harga diri dan prestise sebagai jawara petarung politik yang mumpuni.

Demikian analisis dan prediksi politik Mi6 mencermati pergerakan dan dinamika Paket AMAN yang diterima kicknews, Rabu  (24/1).

Menurut Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto, SH., jika setelah deklarasi paket AMAN pergerakan cenderung mengendor, maka saat ini paket AMAN mesin politiknya mulai melakukan pergerakan untuk membentengi loyalis voters nya.

“Ibarat sepak bola, AMAN identik dengan gaya main jerman. Deer Panzer telat panas tapi kemudian berakselerasi secara simultan, membuat jaring pengaman di masing masing wilayah kekuasaan politiknya,” ujar Didu, panggilan akrab Bambang Mei.

TGH. Ahyar Abduh, kata Didu, sebagai politisi ideologis Parta Golkar tahu betul timing dan mengatur ritme politik, kapan bergerak dan target apa yang hendak dicapai.

“Dengan konstruksi empat paslon, AMAN melihat peluang memenangkan Pilgub NTB makin kuat, manakala mesin parpol pengusungnya bergerak secara pasti,” ungkapnya.

Didu melihat TGH. Ahyar Abduh sebagai dirijen, tahu kelemahan dan kapasitasnya dalam meraih dukungan warga NTB. Maka taktik AMAN menggalang dukungan lintas parpol parlemen maupun parpol non parlemen, untuk menggerakkan dan membentengi perolehan suaranya.

“TGH. Ahyar sebagai politisi tulen mempercayai kekuatan mesin parpol pengusungnya akan berbuat terbaik untuk memenangkan AMAN,” imbuh Didu.

Peran Strategis Mori

Lebih jauh Direktur Mi6 ini menggarisbawahi, pilihan TGH. Ahyar Abduh berpasangan dengan H. Mori Hanafi merupakan sebuah strategi dan taktik yang cerdik.

Mori sebagai politisi Partai Gerindra dengan delapan kursi di DPRD NTB, tentunya back up penuh dilakukan untuk memenangkan Pilgub NTB.

“Mori sebagai calon Wakil Gubernur muda, pandai memainkan ritme dan mengerti maksud konstituennya,” sambung Didu sembari mengatakan bahwa Mori terlihat lebih menyukai gerakan undercover untuk melakukan penetrasi di basis pemilih, khususnya di Bima dan Dompu, termasuk Sumbawa.

Pergerakan H. Mori Hanafi yang nyaris tanpa publikasi ini, lanjut Didu, diduga sebagai upaya untuk mencegah insureksi politik  dari pihak lain, agar pemilih loyalnya tetap terawat dengan baik dan setia.

“Tim parpol dan relawan AMAN punya peran penting dalam strategi pemenangannya,” sambungnya menegaskan.

Sementara itu di tempat terpisah, juru bicara Paket AMAN Suaib Quri maupun aktivis muda NU Husni Abidin menegaskan, Paket AMAN dalam Pilgub NTB 2018, ingin bertarung secara gentlemen dan fairplay.

Hal ini dimaksudkan, agar kemenangan yang diperoleh AMAN kelak tidak menciderai siapapun.

“Dengan dukungan delapan parpol tersebut, AMAN ingin menjadi the winner tanpa ada sengketa ,” ujar Suaib Quri, yang juga salah satu tokoh muda NU.

Dengan ungkapan sama, Husni Abidin menyakini jika AMAN memenangkan Pilgub NTB yang tinggal selangkah lagi, maka visi-misi dan program yang dicanangkan oleh Paket AMAN akan dilaksanakan secara penuh selama lima tahun kepemimpinan Ahyar-Mori jika ditakdirkan menang dalam Pilgub NTB.

“Untuk itu AMAN minta doa dan restu warga NTB, agar diberikan kepercayaan dalam Pilgub NTB,” kata Husni memungkasi. (djr)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat