Penghubung Ghaib Ditangkap Karena Tak Mau Bayar Pajak Penghasilan

kicknews.today – Seorang cenayang atau penghubung dengan alam ghaib, Rabu (17/1), dijatuhi hukuman penjara 26 tahun setelah mengaku mencoba menghindari pajak lebih dari 3,5 juta dolar AS dari seorang wanita tua, yang ingin dibersihkan dari roh jahat.

Sally Ann Johnson (41) dihukum Denise Casper, hakim distrik AS di Boston, yang menyatakan bahwa cenayang tersebut terbukti memanfaatkan keadaan wanita warga perumahan Martha’s Vineyard, yang mulai mengalami kepikunan.

Demensia atau kepikunan adalah keadaan saat kemampuan otak seseorang mengalami kemunduran, yang ditandai dengan sering lupa akan sesuatu, keliru, terjadi perubahan kepribadian, dan emosi naik-turun atau labil.

“Ada kesimpulan yang kuat bahwa terjadi kecurangan,” kata Casper.

Casper memerintahkan Sally Ann Johnson untuk mengembalikan uang sebesar 3,57 juta dolar AS yang dia terima dari 2007 sampai 2014, serta membayar 725.912 dolar AS restitusi kepada pemerintah AS akibat pajak yang ia hindari.

Johnson yang menyebut dirinya sebagai “konsultan spiritual” Roman, mengaku bersalah pada Oktober lalu karena mencoba menghindari kawajiban membayar pajak. Di persidangan, ia juga meminta maaf atas perbuatannya.

Tapi Johnson membantah bahwa ia telah memanfaatkan semua orang dan penasehat hukumnya mengatakan bahwa wanita korban tersebut adalah seorang pintar, jika bukan eksentrik, dan sangat kompeten ketika mempekerjakan Johnson.

“Saya bukanlah orang yang bisa melakukan sesuatu yang salah kepada semua orang,” kata Johnson.

Pengadilan hanya mengungkapkan jati diri korban tersebut dengan inisial “VP” dan lulusan Radcliffe College dan Universitas Harvard, kaya dan berusia lebih dari 70 tahun pada 2007.

Ia adalah warga komplek perumahan mewah Martha’s Vineyard, yang menjadi tempat liburan favorit kaum kaya dan terkenal.

“Ia adalah seseorang yang berasal dari kelompok kaya dan berpengaruh,” kata Paul Petruzzi, salah satu pengacar Johnson dalam persidangan.

Jaksa penuntut mengatakan bahwa Johnson, yang tinggal di Florida, menjalankan bisnis kecil yang menawarkan jasa ramal atau layanan spiritual.

Johnson diyakini menggunakan teknik yang biasa digunakan oleh ahli nujum curang dengan mengincar orang yang lemah tapi berduit dan menyuburkan perasaan ketergantungan mereka yang sudah tua.

Untuk mengelabui petugas pajak, Johnson menggunakan nama palsu, mengarahkan wanita korban untuk membayar melalui tiga akun bank berbeda dan menarik uang dalam jumlah besar untuk menyembunyikan sumber uang.

Ia juga mengumpulkan tagihan melalui kartu kredit atas nama korban, membelanjakan 20.000 dolar AS untuk hiburan dan perhiasan. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat