Pemkot Mataram Kembangkan Kampung KB

kicknews.today – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat melakukan pengembangan keberadaan kampung keluarga berencana (KB) menjadi enam lokasi.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kota Mataram Sutrisno, di Mataram, Kamis (18/1), mengatakan enam lokasi kampung KB di kota ini adalah di Kelurahan Geguntur, Pejeruk, Karang Baru, Bertais dan Kelurahan Sayang-Sayang.

“Enam kampung KB tersebut merupakan perwakilan pada masing-masing kecamatan di Mataram. Kampung KB yang pertama di bentuk di Kelurahan Geguntur Kecamatan Sekarbela pada tahun 2016,” katanya.

Ia mengatakan pembentukan kampung KB ini merupakan miniatur berbagai program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah selain untuk meningkatkan partisipasi peserta KB juga guna meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut dia, pembentukan kampung KB tidak murni hanya untuk melaksanakan program KB, melainkan sebagai upaya untuk mengintegrasikan berbagai program pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dimana pelaksanaanya, DP2KB bekerja sama dengan Dinas Kesehatan melalui program bina kelompok balita dan lansia, kemudian jika dengan Dinas Pendidikan adalah penanganan anak rentan putus sekolah, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) menangani rumah kumuh dan penerang jalan.

Dinas Sosial memberikan dukungan program bantuan atau pelatihan kerja bagi remaja usia produktif, sementara DP2KB fokus meningkatkan partisipasi masyarakat menggunakan KB, membina peserta KB aktif serta membuka pusat pelayanan konseling remaja.

“Melalui program ini, semua OPD bergerak melakukan intervensi di bidang masing-masing,” ujarnya.

Harapannya, ke depan di kampung KB tersebut tidak ada lagi anak putus sekolah, nikah dini, anak terlantar, rumah kumuh, serta tidak ada lagi kasus-kasus kekerasan tehadap perempuan dan anak.

Untuk alokasi anggaran, lanjut Sutrisno, jumlahnya relatif sesuai dengan kebutuhan dan telah disiapkan baik melalui APBD maupun dari Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

“Besaran anggaranya belum kami rinci secara detail, tapi jumlahnya relatif sesuai dengan kebutuhan dan program yang akan dilaksanakan, termasuk anggaran dari OPD terkait lainnya,” jelas dia.

Lebih jauh Sutrisno menambahkan, jika enam kampung KB tahun ini berjalan dengan baik, tahun depan jumlah kampung KB akan terus ditingkatkan secara bertahap. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat