Anggaran Desa Dinilai Kacau, Warga Mengadu ke DPRD Lombok Timur

kicknews.today – Puluhan pemudan dari Forum Pemuda Peduli Lombok Timur mendatangi DPRD Lotim kemarin. Mereka mengeluhkan kekacauan penggunaan anggaran desa. Isi hearing terkait dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), bahkan hingga dugaan pungli Prona.

Indikasi itu terjadi di salah satu desa di Kecamatan Pringgasela.

Koordinator massa, Taupik Hidayat menjelaskan, kehadiran mereka untuk hearing ke DPRD untuk meminta DPRD Lotim melakukan fungsi pengawasan terhadap eksekutif atas pengelolaan dana dan pemerintahan desa.

Tokoh pemuda Desa Pringgasela Timur, Herwan menjelaskan, jika ditelaah dari fakta lapangan, ada beberapa pembangunan yang tidak diselesaikan per akhir Desember. Itu menurutnya sesuai aturan laporan keuangan.

“Sehingga ada dugaan ada sesuatu yang salah, mulai dari perencanaan dan eksekusi pekerjaan,” katanya.

Selain itu, Herwan mengatakan bahwa kedatangannya ke DPRD Lotim bukan untuk mengadu agar DPRD mendorong kasus ini diproses hukum. Tapi menurutnya sebagai bentuk kepedulian terhadap desa.

“Kami menginginkan segala pembangunan di desa sesuai dengan aturan persoalannya Desa Pringgasela Timur merupakan desa yang baru mekar tahun 2011,” tuturnya.

Sementara, Komisi III dan IV DPRD Lotim, Lalu Hasan Rahman akan mempelajari pengaduan warga. Mereka berjanji akan segera memanggil dinas terkait seperti Inspektorat, BPMPD Lotim dan Camat, untuk melakukan evaluasi terhadap penyelenggaran pemerintahannya.

Anggota Komisi III dan IV juga berjanji akan mengundang para pemuda pada saat pertemuan nanti. Anggota Komisi III dan IV DPRD Lotim juga berjanji akan mengecek ke lapangan untuk melihat administrasi pembangunannya. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat