Jadilah yang Pertama Tau

Simak… 5 Hal Penting sebelum Anda Pilih Cagub–Cawagub NTB

kicknews.today – Masyarakat merupakan penentu suara siapa yang akan terpilih sebagai kepala daerah dalam kontestasi Pilgub NTB tanggal 27 Juni 2018 mendatang. Namun, sebelum menentukan pilihan, masyarakat juga harus kenali visi-misi dan program kerja semua bakal calon.

Karena, dalam visi, misi dan program tersebut merupakan cerminan  Rencana Strategis ( Renstra) dan bagaimana mewujudkannya ketika memimpin selama lima tahun ke depan.

Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto, Jumat (12/1) mengatakan, ada beberapa poin penting sebelum menentukan pilihannya di bilik suara, perlu menyimak dan mempelajari dokumen visi-misi dan program kerja para kandidat Gubernur NTB.

  1. Simak Visi Misi

Momentum pemaparan visi-misi dan rencana program akan bisa dilihat saat debat kandidat yang akan diselenggarakan oleh KPU nanti.  “Sehingga sangat diharapkan masyarakat melek melihat visi-misi kandidat yang akan dipilih,” ungkap pria akrab disapa Didu ini.

Dia mengatakan, visi-misi seorang calon pimpinan daerah sangatlah penting.  Bukan sekedar syarat pendaftaran, menurutnya  juga memperlihatkan bagaimana seorang pemimpin melihat, memikirkan, dan menganalisa persoalan masyarakat, pemerintahan, dan daerah. Selain itu, bagaimana cara pandang atau point of view dan cara kerja untuk memecahkan masalah dan mau dibawa kemana.

“Visi-misi dan program kerja ini menentukan kualitas calon, partai pendukung dan tentu saja corak masyarakat dan daerah yang dicita-citakan,” kata dia.

  1. Bedah Visi Misinya

Mengupas visi-misi bisa menuntun untuk menjadi tahu navigasi kepemimpinan seorang calon Gubernur NTB .Misalnya, bagaimana suatu daerah dan masyarakat tani mau dibangun masa depannya. “Tiba tiba dia bicara industri atau wisata sebagai visi-misi, nah bagaimana ini dilakukan?,” ujarnya memberi gambaran.

“Kalau pemimpin berkualitas, dia tentu saja memikirkan secara komprehensif mulai dari investasi, proses perubahan dari petani ke industri atau wisatanya bagaimana, dan aspek ekonomi budaya dan lingkungan serta sosial lainnya didesain,” lanjutnya.

Dimana, dari visi-misi ini akan terlihat kapasitas para calon Gubernur NTB.

Disarankannya, apakah calon hanya sekedar ingin berkuasa atau justru berpihak pada buruh dan petani atau bahkan hanya ingin nenikmati keuntungan ekonomi politik semata?.

“Jadi visi-misi membongkar motif seseorang berkuasa,” tegasnya.

  1. Kenali Karakter Kandidat

Dari empat pasangan calon (paslon) Gubernur NTB , dia melihat karakteristik yang berbeda menyangkut visi-misi dan programnya. Berikut catatan Didu.

Dr. Zulkieflimansyah-Dr. Sitti Rohmi Djalillah atau paket Zul-Rohmi dengan tag line melanjutnya ikhtiar TGB artinya jika kelak terpilih, maka Zul-Rohmi akan melanjutkan hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai selama kepemimpinan TGB-Amin maupun program pembangunan yang belum dilaksanakan.

  1. Ahyar Abduh–Mori Hanafi atau paket Ahyar–Mori yang mengedepankan persatuan, maka jika kelak terpilih pasti akan mengedepankan aspek pemerataan pembangunan sebagai upaya menjadi persatuan sesama warga NTB.

“Paket Ahyar–Mori mencerminkan keseimbangan keterwakilan etnis di NTB,” tuturnya.

Paket calon perseorangan Suhaili-Amin dan Ali-Sakti tag line nya mengedepankan populisme. Maka visi misi dan programnya bisa diprediksi akan mengutamakan peran serta dan partisipasi rakyat dalam program pembangunan.

“Apalagi Ali BD adalah sosok aktivis LSM yang paham betul kondisi dan karakteristik masyarakat NTB ,” cetus Didu, sembari mengatakan Suhaili pun sebagai politisi dan birokrasi kesan merakyatnya sudah menjadi rahasia umum. Rakyat Loteng mudah menemuinya tanpa protokoler.

  1. Lihat Kepentingannya

Terakhir, dengan membedah visi-misi dan programnya, pemilih  menjadi tahu apakah memang terintegrasi dan komprehensif atau justru parsial dan sektoral.

“Yang lebih penting lagi apakah program dan biayanya itu memang ditujukan untuk kepentingan rakyat dan daerah atau sebaliknya,” tegasnya.

  1. Tagih Jargon Kandidat

Sekretaris Mi6 , Lalu Athari Fathullah menambahkan, dalam sebuah kompetisi atau apapun namanya selalu menjadi salah satu hal yang terpenting yaitu visi dan misi,  sama halnya dengan proses pemilihan kepala daerah.

Jika dilihat jargon masing-masing bakal pasangan calon, jelas ter-cover dalam visi dan misi. Misalnya, Zul-Rohmi Menuju NTB GEMILANG,  Ahyar Abduh–Mori Hanfi NTB Untuk Semua, Suhaili-Amin NTB Bersatau, sedangkan Ali-Sakti Maju Bersama Rakyat.

“Apa bila nanti salah satu menang, maka rakyat bisa menagih janji politik yang tertuang dalam visi-misi paslon,” ujarnya menambahkan. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat