Jadilah yang Pertama Tau

Polisi Bekuk Pencuri Ternak di Lombok Barat

kicknews.today – Musim hujan yang mulai melanda wilayah Nusa Tenggara Barat khususnya di Pulau Lombok membuat masyarakat enggan beranjak keluar rumah. Namun berbeda dengan para pelaku tindak pidana pencurian, malah situasi ini dimanfaatkan untuk melakukan aksinya. Namun berhasil dibekuk Polisi tanpa perlawanan.

Di Dusun Repuk Gapuk Desa Taman Baru Kecamatan Sekotong, Jumat (12/1) sekitar pukul 09.30 Wita, pelaku pencurian ternak sapi inisial F dibekuk Polisi setelah sebelumnya sekitar pukul 05.00 (dinihari) berhasil mencuri dua ekor sapi di dusun tetangga.

Kabid Humas Polda NTB, AKBP Dra. Hj. Tri Budi Pangastuti sesuai laporan Kapolres Lombok Barat AKBP Heri Wahyudi membenarkan perihal penangkapan pelaku pencurian ternak di wilayah hukum Polsek Sekotong tersebut.

“Setelah mendapat laporan dari seorang warga Dusun Eat Pace Desa Taman Baru Kecamatan Sekotong atas nama Serah (55), bahwa telah kehilangan seekor sapi miliknya. Pukul 09.00 Wita anggota Reskrim Polsek Sekotong langsung turun ke TPK,” ujar AKBP Tri Budi.

Selanjutnya anggota melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, yakni Ahmad dan Urip Pasuan. Dari keterangan dan informasi para saksi, dugaan sementara mengarah kepada inisial F.

“Saksi-saksi melihat pelaku menarik dan mengikat sapi di Gunung Melah Dusun Repuk Gapuk Desa Taman Baru Kecamatan Sekotong Lombok Barat,” lanjutnya.

Bersama pemilik, saksi, dan beberapa warga, anggota yang dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Sekotong langsung mendatangi tempat pelaku dan melakukan penangkapan.

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi diantaranya dua ekor sapi (induk dan anaknya) umur enam tahun dan satu tahun warna coklat, dua buah tali untuk mengikat sapi panjang empat meter dan tiga meter, satu buah kelotok (kalung yang biasa digantung di leher sapi), dan satu buah baju kemeja lengan  serta satu lembar kain sarung warna coklat.

Selanjutnya pelaku digelandang menuju Polsek Sekotong guna proses hukum lebih lanjut. Terhadap pelaku, polisi akan menyangkakan Pasal 363 ayat (1) huruf (e) KUHP dengan ancaman hukuman paling lama tujuh tahun. (djr)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat