in

Polisi Temukan Tanaman Ganja di Lombok Utara

Dua pelaku curat dan diduga menanam ganja yang diringkus polisi

kicknews.today – Pengungkapan kasus ganja oleh kepolisian kali ini berbeda. Biasanya pelaku diciduk berikut ganja kering. Tapi di Lombok Utara, Polisi setempat menemukan tanaman ganja di rumah warga.

Pemilik ganja  berinisial SI (41). Ia menanam ganja dalam pot di rumahnya  di Dusun Pawang Karya Desa Senaru Kecamatan Bayan Lombok Utara. Penemuan tanaman ganja ini secara tidak sengaja, Kamis (14/12) lalu sekitar pukul 14.00 Wita.

Kasat Narkoba Polres Lombok Utara, Iptu Remanto mengungkapkan, bermula ketika SI dicurigai sebagai pelaku pencurian disertai pemberatan (curat).

Tetapi saat dilakukan penyelidikan lebih jauh ke rumah SI, polisi secara tidak sengaja menemukan ada tanaman ganja di pot. “Waktu kita datang ke TKP memang agak sedikit terlambat, kami menemukan pot dari panci, tetapi pohon ganja itu rupanya sudah dicabut,” ungkapnya, Senin (8/1).

Kemudian polisi melanjutkan penggeledahan di kediaman pelaku. Selain menemukan sisa ganja yang dicabut, aparat menemukan satu poket sabu lengkap dengan alat hisap. SI tetap diciduk dan diproses secara hukum, selain untuk kasus curat juga kasus ganja.

Bahkan kemungkinan SI akan dijerat pasal berlapis, selain curat dan ganja, juga akan dijerat dengan Undang Undang Darurat  atas kepemilikan senpi.

“Dalam penangkapan itu kami juga menemukan senjata rakitan dari pipa. Menurut pengakuan pelaku untuk mengusir Babi,” jelasnya.

Selain SI, berhasil ditangkap juga remaja berinisial SN (20). Ia ditangkap karena mengedarkan narkotika jenis sabu di Kecamatan Pemenang.

Penangkapan terhadap SN dilakukan pada Selasa (2/1) kemarin.

“Pelaku kedua kita amankan saat transaksi narkoba di depan lapangan Futsal Pemenang sekitar pukul 22.00 Wita,” katanya.

Hasil introgasi, pelaku mengedarkan sebanyak 11 poket sabu. Namun ketika ditangkap, barang haram tersebut sudah laku dan tersisa tiga poket.

Atas perbuatannya, keduanya akan dijerat pasal 114 UU nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman 12 tahun penjara. (iko)