in

Ombudsman Nilai Pelayanan Polri di NTB Membaik, tapi…

Kepala Perwakilan Ombudsman NTB Adhar Hakim saat memberikan keterangan pers

kicknews.today – Pelayanan Polri di Polda NTB sejauh ini relatif membaik. Indikatornya, dari hasil trekking Ombudsman RI Perwakilan NTB, kini Polri tidak lagi di urutan teratas zona merah pelayanan publik.

Evaluasi hasil penanganan laporan tahun 2017, ada 12 laporan pengaduan masyarakat terkait dugaan maladministrasi di Polda NTB dan jajaran atau sekitar 5,9 persen. Angka ini di bawah BUMD/BUMN dengan 14 laporan dan di atas BPN dengan 10 laporan.

“Ini artinya kami melihat ada perbaikan massif di tubuh Polri dalam melakukan reformasi birokrasi menyeluruh. Beda dengan ketika Ombudsman NTB baru terbentuk sejak lima tahun lalu, Polri selalu teratas jumlah pengaduan,” kata Kepala Perwakilan Ombudsman NTB, Adhar Hakim, SH. dalam keterangan persnya, Kamis (4/1).

Namun demikian, Polisi tetap masuk dalam lima instansi dengan jumlah pengaduan terbanyak, selain bidang pendidikan, kesehatan, dan kepegawaian.

Ditambahkan Adhar, berbagai jenis laporan itu seperti penanganan perkara atau kasus, pelayanan SIM, dugaan pungli.

Adhar Hakim menambahkan, ada komitmen dari Kapolda NTB Brigjen Pol. Drs Firli, M. Si. untuk terus melakukan perbaikan sistem dan pelayanan, sehingga pengaduan akan semakin berkurang. Jika komitmen itu terus dijalankan, dia meyakini tren pengaduan akan terus menurun. (djr)