in

Pemda Lombok Utara Sinergikan Pasar dengan Pariwisata

Bupati KLU saat menandatangani prasasti peresmian pasar

kicknews.today – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara telah menuntaskan pembangunan tiga pasar baru. Jumat (29/12), Bupati Lombok Utara H. Najmul Akhyar meresmikan Pasar Pemenang, Pasar Tampes, Pasar Teniga dan lapak di Rest Area Kayangan. Pasar-pasar ini diharapkan bisa sinergi dengan konsep pengembangan pariwisata.

Diungkapkan Najmul, dalam konsep pembangunan di Lombok Utara, sektor pariwisata merupakan yang utama. Namun dengan keberadaan pasar, sektor yang lain diharapkan dapat mendukung perkembangan pariwisata tersebut.

“Tentunya kita juga harus mempunyai prioritas utama dalam pembangunan ini dengan tidak mengesampingkan sektor-sektor lainnya. Mensinergikan dengan konsep-konsep pariwisata,” ungkap Najmul dalam sambutannya.

Pasar tradisional, jelas Najmul, merupakan lokasi alternatif yang seringkali dikunjungi wisatawan. Maka dari itu kesan kumuh dan kotor yang selama ini kerap melekat harus dapat dibuang jauh-jauh.

“Saya sering katakan bahwa para wisatawan mancanegara dan juga wisatawan domestik ketika mereka berkunjung ke suatu daerah, maka yang akan mereka cari adalah pasar tradsional. Oleh sebab itu jika pasar itu kumuh dan kotor maka kita secara langsung telah kehilangan konsep pariwisata yang sedang kita kembangkan,” jelasnya.

Melalui peresmian tiga pasar itu, para pedagang diminta untuk terus memperkenalkan hasil-hasil sumber daya yang ada di Lombok Utara. Terutama dalam pemenuhan kebutuhan sayur, daging serta buah-buahan untuk hotel .

“Sehingga mereka tidak mencari semua itu di luar kabupaten kita,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Perdagangan (Diskoperindag) dan UKM Lombok Utara Fahri mengatakan, pembangunan pasar akan meningkatkan perekonomian yang korelasinya mengarah kepada pengentasan kemiskinan bagi warga.

“Pasar yang diresmikan ini sangat diperlukan, apalagi ini juga sejalan dengan Nawa Cita program Presiden Indonesia yaitu pembangunan 5.000 pasar di seluruh Indonesia,” ujarnya. (iko)