in

Indomaret dan Alfamart di Mataram Ditutup Pemerintah

Ilustrasi Indomaret (Foto by Agus Perdana)

kicknews.today – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menutup empat retail modern yang terindikasi tidak memiliki izin operasional.

“Tiga di antara empat retail modern yang kami tutup adalah milik Indomaret dan satu retail modern milik Alfamart,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram Lalu Alwan Basri di Mataram, Kamis (28/12).

Ia mengatakan, proses penutupan empat retail modern tersebut dilakukan bersama aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) PP Kota Mataram pada Rabu (27/12).

Dengan rincian lokasi untuk Indomaret berada di Jalan Lingkar Selatan, Jalan Bung Hatta dan Jalan Ade Irma Suryani, sedangkan retail milik Alfamart berada di kawasan Monjok.

Menurutnya, sebelum dilakukan tindakan penutupan operasional empat retail modern tersebut, pihaknya bersama Satpol PP sudah melakukan peneguran dan menyarankan mereka untuk mengurus izin sebelum beroperasional.

“Akan tetapi, upaya perventif dan teguran yang kami lakukan tidak diindahkan sehingga kami mengambil langkah tengas dengan melakukan penyegelan empat retail modren tersebut,” katanya.

Harapannya, apa yang dilakukan pemerintah kota itu dapat memberikan pelajaran bagi para investor untuk dapat mentaati aturan yang ada dalam berinvestasi.

“Kami bukan antiinvestor, tapi kami berharap investor dapat menaati aturan yang ada agar dapat mencipkann persaingan bisnis yang sehat,” katanya.

Apalagi tahun ini, pemerintah kota masih memberlakukan moratorium pembukaan pasar modren sambil melakukan kajian komprehensif agar keberadaanya biasa seimbang dengan kebutuhan masyarakat.

Alwan mengatakan, kajian terhadap keberadaan pasar modern itu bukan berarti pemerintah kota ingin mematikan perkembangan investasi di kota ini.

“Justru yang ingin kami lakukan adalah mengatur investor agar bisa berinvestasi dengan aman dan nyaman, tanpa ada protes dari masyarakat,” katanya.

Dia menyebutkan, salah satu aturan tentang keberadaan pasar modern adalah tentang jarak pasar modern dengan pasar tradisional minimal 100 meter, tujuannya agar pasar modern tidak mematikan pasar tradisional.

Selain itu, keberadaan pasar modern diharapkan tidak menumpuk pada satu wilayah, artinya penyebaran pasar modern akan diatur agar bisa merata di enam kecamatan.

“Data yang ada jumlah pasar modern saat ini tercatat sekitar 100 unit, dan gerai Indomaret dan Alfamart mendominasi, selain gerai pasar modern lainnya,” sebutnya. (ant)