in

Tiga Bulan Lagi Akan Dimulai Penertiban Bangunan di Dua Gili

ilustrasi

kicknews.today – Tahapan kaitan penertiban bangunan sempadan pantai di Gili Air dan Meno sedang dilakukan. Sosialisasi diintensifkan, mengingat dalam jangka waktu 3 bulan lagi pembongkaran akan dimulai. Hal ini diungkapkan Asisten II Bidang Pembangunan dan Ekonomi Setda KLU Hermanto, Rabu (13/12).

“Hari ini kami ke Gili Air dan Meno dalam rangka monitoring pra penertiban,” ungkapnya.

Menurutnya, kunjungan ke sana juga untuk mendengar keluh kesah para pengusaha yang bangunanya melanggar. Tim penertiban dalam hal ini terus menerapkan pola humanis guna mengakomodir keinginan pengusaha.

“Masih tahap sosialisasi perlu pendekatan humanis. Di Meno Karma Rif akan memindahkan bangunannya ke belakang. Karena bangunan knockdown dan luas tanahnya masih ada,” katanya.

Penertiban sendiri akan dilakukan pada saat kondisi di pulau pariwisata sedang low season. Namun sebelum itu, penyuratan teguran supaya membongkar bangunan sendiri dilayangkan hingga tiga tahap.

“Masih 3,5 bulan lagi tapi kita jauh-jauh sudah sosialisasi. Kemudian surat pembertiahuan baru teguran satu ke dua dan ke tiga,” jelasnya.

“Mereka yang bersedia akan buat surat pernyataan pembongkaran sendiri. Semua tahapan akan kita lakukan,” imbuhnya.

Keluhan yang diterima dalam monitoring, masih berkutat pada hal klasik. Misalnya, ada beberapa pengusaha yang mengelola usaha justru dengan cara sewa. Hanya saja, alasan tersebut tidak dapat dijadikan patokan ditundanya penertiban yang sudah terjadwal.

“Biasa permasalah hampir sama dengan trawangan terkait banyak pengelola yang sekarang merupakan sewa,” ujarnya.

Perihal permintaan masyarakat sebelumnya, yaitu untuk disiapkan lebih dulu mengenai perencanaan pasca penertiban, pun demikian dengan memasang semacam papan informasi rencana dilokasi pihaknya mengaku akan segera ditindaklanjuti.

“Sudah siap kita akan pasang segera karena design sudah jadi dibuat di PU dalam APBD,” pungkasnya. (iko)