Jadilah yang Pertama Tau

Pemda KLU Siapkan Langkah Relokasi Pertokoan Tanjung

kicknews.today – Upaya Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Utara untuk merelokasi pertokoan Tanjung yang ada di pinggir jalan  sudah dimulai. Sosialisasi kepada 50 pemilik toko pun dilakukan pada Kamis (7/12) di Lesehan Dewi Anjani Tanjung.

Staf ahli bidang ekonomi dan pembangunan Setda Lombok Utara, Sinar Wugiyarno mengungkapkan, dalam sosialisasi tersebut pemerintah memaparkan rencana relokasi dengan alasan akan ada pelebaran jalan nasional.

“Kami sampaikan, meski sudah 9 tahun tapi Lombok Utara ini belum punya jalan yang representatif. Dengan ditetapkan Pemenang hingga Bayan jadi jalan nasional tentu ada konsekuensinya,” ungkapnya.

Menurutnya, masyarakat meminta kejelasan mengenai dimana lokasi baru yang akan ditempati oleh mereka. Pun demikian dengan biaya pembebasan lahan yang tercatat masuk dalam skenario pelebaran tersebut.

Dalam hal ini, Sinar mengatakan terkait harga dan mekanisme pembebasan lahan akan diatur oleh tim appraisal.

“Tadi ada yang tanya, ‘pak kalau kami punya lahan tapi tidak ada sertifikatnya bagaimana?’. Ya, saya jelaskan, itu ada tim appraisal yang urus, disesuaikan harganya lahan yang di pinggir jalan dan di belakang,” katanya.

Sejalan dengan itu, pembangunan Plaza Tanjung akan menjadi alternatif para pemilik toko yang berada di Tanjung. Pasalnya, rencana Pemda sebelumnya menjadikan Plaza tersebut sebagai pusat pertokoan dan perbelanjaan terbesar di KLU.

“Nanti akan dipindah ke Plaza, ditampung di sana sudah ada semua supaya terpusat dalam satu wilayah. Artinya, pemerintah tidak akan membikin susah masyarakat,” jelasnya.

Namun demikian, sosialisasi ini masih belum bisa diambil kesimpulan apakah warga mau lahannya dibayar atau tidak oleh pemerintah. Termasuk rencana memindahkan mereka ke dalam Plaza, apalagi bangunan fisik daripada ritel tersebut sejauh ini masih belum kelihatan.

“Pada prinsipnya iya setuju karena ini untuk kepentingan bersama, nanti akan terus dilakukan sosialisasi ke masyarakat,” pungkas mantan Kepala Dinas Perhubungan KLU ini. (iko)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat