Jadilah yang Pertama Tau

Miskin bukan Takdir, Wagub NTB: Masyarakat jangan Ketergantungan Bantuan

kicknews.today – Angka kemiskinan di NTB masih tinggi yakni pada 16,02 persen. Pemprov NTB mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bahu-membahu dan bergerak bersama untuk keluar dari sengkarut permasalahan kemiskinan yang saat ini menjadi pekerjaan rumah. Caranya, mental masyarakat harus diubah agar tidak lagi menganggap kemiskinan sebagai takdir dan jangan ketergantungan dengan bantuan pemerintah.

Wagub NTB H. Moh Amin mengaku, meskipun pemerintah selalu mengalokasikan anggaran besar yang disertai dengan sejumlah program strategis untuk mengatasi permasalahan tersebut, namun tidak akan ada artinya tanpa motivasi dan keinginan kuat dari masyarakat untuk keluar dari masalah kemiskinan.

“Pemerintah pusat dan daerah selama ini memiliki tekad yang kuat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Termasuk berupaya mengedukasi masyarakat agar sadar dan berkemauan kuat mengatasi kemiskinan di daerah,” ungkapnya saat menghadiri Peringatan Bulan Bhakti Kesetiakawanan Sosial (BBKS) dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tingkat Provinsi NTB Tahun 2017 di Lapangan Supersemar Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Kamis (07/12).

Menurutnya, jika serius ditangani dengan anggaran yang tepat sasaran, disertai berbagai program strategis, program prioritas, pengentasan kemiskinan itu diyakini bisa turun sesuai target 1 sampai 2 persen pertahun.

Oleh sebab itu, ia meminta bupati/walikota untuk mengedukasi, berikan pemahaman dan motivasi yang baik kepada masyarakat agar keluar dari kemiskinan. Sebab, selama ini masih terdapat masyarakat yang menganggap bahwa kemiskinan itu merupakan sebuah takdir dari Allah SWT. Selain anggapan itu,  kendalanya, tidak sedikit juga masyarakat yang mengaku berasal dari keluarga miskin apabila pemerintah memberikan bantuan.

Padahal, bantuan tersebut seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang betul-betul miskin. Karena itu, motivasi, pendidikan dan pemahaman yang baik tentang kemiskinan kepada masyarakat akan berkontribusi pada menurunnya angka-angka kemiskinan.

“Kerja keras, ketekunan dan hadirnya pemerintah dengan berbagai program kegiatan untuk pemberdayaan masyarakat menjadi salah satu faktor kita bisa keluar dari kemiskinan,” kata Wagub.

Senada dengan Wagub, Wakil Bupati Lombok Utara, Sarifudin, SH., MH. menyampaikan keyakinannya bahwa kesejahteraan masyarakat dapat ditingkatkan melalui program pemberdayaan yang dicanangkan pemerintah.

Yang penting menurutnya, masyarakat juga ikut bergerak melalui program pemberdayaan itu dan tidak bergantung pada bantuan pemerintah.

“Saya ajak kita semua, mari kita bekerja keras untuk memerangi kemiskinan. Tidak harus bergantung pada bantuan, namun bagaimana memberdayakan diri kita sendiri, yang kemudian bisa bermanfaat bagi orang lain” ajak Sarifudin. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat