Jadilah yang Pertama Tau

TGB Terima DIPA NTB dari Presiden, Berikut Rincian Arah Anggarannya

kicknews.today – Presiden Republik Indonesia, Ir H Joko Widodo memberikan anggaran DIPA untuk pemerintah Provinsi NTB. Dalam DIPA yang diterima Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi tersebut tercantum sebesar Rp 15,357 Triliun.

Presiden meminta, keberadaan dana itu harus dibarengi dengan penyederhanaan prosedur segala urusan birokrasi pemerintahan dengan melakukan sinkronisasi kegiatan antar sektor dan bidang, termasuk antara pusat dan daerah.

“Presiden memberi arahan agar belanja untuk layanan publik mendapatkan porsi yang lebih besar, dan belanja difokuskan pada kegiatan inti bukan kegiatan pendukung,” ungkap TGH M Zainul Majdi menyampaikan pesan Presiden Joko Widodo, Rabu (6/12).

Gubernur yang akrab disapa TGB itu juga menerangkan, DIPA Tahun 2018 untuk Provinsi NTB dari Presiden untuk Pemda se-Provinsi NTB dengan perincian terdiri dari Dana desa sebesar Rp. 903,185 miliar lebih, DAU sebesar Rp.8,564 triliun lebih, DAK Fisik sebesar Rp.1,911 triliun lebih, DAK Non fisik Rp.2,460 triliun lebih, Dana bagi hasil SDA, Rp.509,240 Miliar lebih dan Dana Bagi Hasil Pajak Rp. 305, 250 miliar.

“Pak Presiden Joko Widodo dalam pengarahannya supaya kepada para pengguna anggaran meminta kepada seluruh jajaran pemerintahan, pusat dan daerah gunakan sebaiknya, ” tutu dia.

Selain itu, Presiden mengingatkan pemda agar menetapkan Perda APBD tepat waktu sehingga pelaksanaan kegiatan sudah dapat mulai dari awal tahun.

Hal yang paling ditekankan Presiden dalam penggunaan belanja agar dilakukan efisiensi belanja operasional. Seperti belanja rapat, perjalanan dinas, dan lain-lain. Begitu halnya dalam penggunaan Dana desa, Presiden mengharapkan agar dilaksanakan secara swa kelola dengan skim padat karya/cash for work.

Gubernur dan Bupati/Walikota dimintanya agar memberikan pengarahan. Mengingat Tahun 2018 adalah tahun yang penuh dengan pelaksanaan agenda strategis, seperti Asian Games, Pilkada dan Persiapan Pemilu 2019, maka Presiden mengajak seluruh jajaran pemerintahan dan segenap masyarakat untuk tetap fokus bekerja, melibatkan partisipasi swasta dan semua pihak dengan menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Demikian pula lompatan perbaikan Indeks Kemudahan Berusaha agar dipertahankan sehingga ekonomi tetap tumbuh secara berkualitas, harap Presiden Joko Widodo.(prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat