Jadilah yang Pertama Tau

PKL Pasar Praya yang Digusur Gedor Kantor DPRD Lombok Tengah

kicknews.today – Puluhan pedagang yang selama ini berjualan di pasar belakang pertokoan Orien Kota Praya Lombok Tengah mendatangi Kantor DPRD Loteng, Rabu (6/12) pukul 10.00 Wita. Kedatangan mereka terkait persoalan relokasi beberapa waktu lalu.

Ihksan Ramdhani yang mendampingi pedagang mempertanyakan tujuan relokasi pasar itu. “Untuk apa relokasi pasar itu dilakukan? Karena pasar itu baru saja mulai berkembang,” tegas Ihsan Ramdhani, Ketua Formapi NTB.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Lombok Tengah Pirman Wijaya mengatakan, relokasi pasar itu dilakukan untuk melanjutkan rencana penataan Kota Praya yang dilaksanakan tahun 2016 dengan pembuatan kantor, parkir, taman dan trotoar di selatan jalan protokol. Karena sepanjang jalur pertokoan tersebut di larang parkir.

“Lahan itu akan digunakan untuk kantong parker, pusat kuliner dan pusat oleh-oleh, serta pasar malam,” ujarnya.

“Penataan itu bukan hanya dilakukan di kawasan belakang pasar Orient, tetapi pemerintah akan terus bergerak termasuk penataan ke Karang Kerem. Relokasi pedangang itu sudah kita siapkan di pasar renteng,” jelas Samsul Qomar Ketua Komisi II DPRD Loteng.

Samsul Qomar mempertanyakan terkait relokasi pasar itu dimulai dari belakang,  bukan dari depan. Karena tanah tersebut juga merupakan milik Pemda Loteng.

“Terkait dengan relokasi pasar, terdapat lahan yang berada di belakang pertokoan Wijaya Kusuma Praya akan diapakan? Kalau mereka direlokasi, kenapa lahan belakang Wijaya Kusuma tidak difungsikan untuk mereka berjualan saja,”  tanyanya. (ade)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat