in ,

Tol Laut, Dua Kapal Garda Maritim Resmi Beroperasi di Kayangan – Poto Tano

Wagub NTB, H Muh. Amin meresmikan beroperasinya dua kapal Garda Maritim

kicknews.today – Program pemerintah tol laut yang digadang Presiden Jokowi pada masa kampanyenya dulu semakin yang menggeliat. Hari ini Selasa (5/12) Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH.,M.Si meresmikan beroperasinya dua buah kapal baru milik PT. Multi Guna Maritim dengan rute pelayanan penyeberangan Pelabuhan Kayangan – Poto Tano (PP) di Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kedua Kapal yang diresmikan tersebut adalah Kapal Garda Maritim I & II, yang memiliki dek yang cukup tinggi yaitu 4,5 meter sehingga kendaraan dengan kapasitas penumpang besar bisa masuk dan terlayani dengan baik.

Dengan tambahan dua kapal baru ini berarti  telah menambah jumlah Kapal yang melayani penyeberangan Kayangan-Poto Tano dari  22  kapal menjadi 24 buah kapal.

Dalam sambutannya di hadapan Anggota DPR-RI, Prananda Surya Paloh, Komisaris Utama ASDP H. Lalu Sudarmaji, Direktur Utama PT. Multi Guna Maritim Yan Moris Budiman, Forkompinda,tokoh agama, tokoh masyarakat dan ratusan undangan yang hadir, Wagub menegaskan kehadiran dua kapal baru di Pelabuhan Kayangan-Poto Tano ini, merupakan  dukungan nyata terhadap program pemerintah pusat tentang pembangunan tol laut.

“Program tol laut adalah sebuah solusi bagi permasalahan aksesibilitas laut, udara dan darat,” ujarnya.

Ia berharap dengan kehadiran dua buah kapal baru ini akan menambah kelancaran arus penyeberangan dari Kayangan-Poto Tano dan  sebaliknya.

Pengembangan Transportasi laut, kata Amin, ke depannya akan menjadi solusi efektif  ketika ada permasalahan dengan transportasi udara akibat bencana alam seperti letusan gunung agung yang terjadi saat ini.

“Dampaknya sudah kita rasakan bersama,” katanya.

“Untuk itu peningkatan kualitas dan kuantitas moda transportasi laut mutlak diperlukan, terlebih menyambut peningkatan arus kunjungan wisata dan perhatian investasi nasional dan  internasional semakin berkembang,” lanjut Amin.

Namun dalam pengembangannya, Amin mengingatkan pentingnya mengutamakan keamanan dan keselataman armada sebagai prioritas utama.

“Peningkatan sarana dan prasarana, uji kelaikan trasportasi laut, udara dan darat sebagai hal yang tidak bisa ditawar-tawar lagi,” ungkapnya, sembari menegaskan bahwa keamanan dan keselamatan penumpang adalah harga mati.

“ASDP harus selalu melakukan  inspeksi dan memeriksa kelaikan armada yang akan beroperasi, tentu bila ditemukan adanya kelalaian agar diberikan sanksi tegas”, imbuhnya.

Ia berharap beroperasinya dua kapal baru ini akan menjadi faktor pendukung pergerakan pertumbuhan ekonomi di NTB.

“Dua kapal baru ini akan ditambah lagi dengan investasi kapal-kapal baru yang lainnya seiring dengan peningkatan kebutuhan transportasi laut di NTB,” pungkasnya. (red.)