Jadilah yang Pertama Tau

Cegah Pekerja Anak, Sampoerna Gelar Kegiatan “After School Program”

kicknews.today – Untuk mencegah keterlibatan pekerja anak dalam kawasan pertanian tembakau di Kabupaten Lombok Timur, PT HM Sampoerna Tbk. menggelar kegiatan After School Program melalui payung program tanggung jawab sosial perusahaan, Sampoerna untuk Indonesia (SUI).

Kegiatan kerjasama Putera Sampoerna Foundation – School Development Program (PSF SDO) itu dipusatkan di Lapangan Nasional Selong, Rabu (29/11).

Bupati Lombok Timur, HM Ali BD yang hadir dalam kegiatan itu mengatakan, sangat mengapresiasi program ASP dan PSF SDO untuk meningkatkan pendidikan di Lombok Timur. Dengan berharap agar program-program tanggung jawab sosial perusahaan semacam ini lebih digalakkan di tahun-tahun berikutnya.

“Pemkab Lotim siap bekerja sama agar program ASP dapat terus dijalankan dan bersinergi dengan banyak pihak,” jelas Ali BD.

Menyambut pernyataan Bupati Lotim, Head of PSF SDO Gusman Yahya juga mengatakan, Festival Seni, Olahraga dan Budaya ini akan membuka tali silahturahmi para siswa dari berbagai sekolah di Lombok Timur. Para siswa akan saling berkenalan dan saling berbagai informasi, pengetahuan serta keterampilan.

“Saya harap festival ini juga akan memperkaya wawasan dan pengalaman mereka, karena penting untuk menanamkan rasa bangga terhadap talenta yang dimiliki oleh setiap orang sejak dini,” sebutnya.

Oleh karena itu, Sampoerna akan  terus mendukung terselenggaranya kegiatan positif di sekolah.

“Melalui program ini, kami berharap anak-anak di Indonesia, khususnya di Lombok Timur dan Lombok Tengah dapat terus bertumbuh kembang dengan baik dan memiliki karakter yang kuat,” tambah Ervin Pakpahan, Head of Stakeholder, Regional Relations & CSR.

Sementara terkait dengan isu pekerja anak, ia berharap tidak ada lagi anak-anak di bawah umur yang bekerja di kawasan pertanian tembakau. Hal ini merupakan hak mereka untuk mendapatkan kesempatan belajar secara optimal baik di bidang akademik maupun non-akademik.

” Yang jelas anak usia belajar tidak boleh dipekerjakan melainkan harus giat belajar dengan sungguh,”pungkasnya. (ade*)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat