BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Wirausaha KLU Belajar Produksi Sabun dan Lotion di Yogyakarta

Wirausahawan Baru (WUB) KLU, saat belajar pengolahan sabun (foto: Rico)

 

kicknews.today – Upaya memperbanyak Wira Usahawan Baru (WUB), Dinas Koperasi Perindusterian dan Perdagangan (Diskoperindag) UMKM Kabupaten Lombok Utara (KLU) terus membina sejumlah kelompok. Jumat (10/11) dua orang perwakilan kelompok dibawa ke Yogyakarta untuk belajar pembuatan sabun dan lotion.

Di PT Krambil idjo Kabupaten Sleman Yogyakarta, kedua perwakilan atas nama Raden Sukawati dan Bohari melakukan praktik magang. Sabun dan lotion itu bukan seperti pada umumnya, sebab perusahaan setempat menggunakan bahan dasar VCO yang merupakan bahan dasar sabun dan lotion, banyak didapati di Lombok Utara.

“Kelapa kita banyak sekali dan kelompok sekarang sudah mulai mengolahnya menjadi VCO. Maka dari itu kelompok harus bisa mengembangkan lagi produknya,” ungkap Sekertaris Diskoperindag KLU Denda Dewi, saat mendampingi peserta magang.

Menurutnya, sabun dan lotion yang saat ini banyak beredar di Lombok Utara merupakan produk luar. Pihaknya menilai, jika saja kelompok-kelompok wirausaha tersebut dapat mengimplementasikan kreativitas, bukan tidak mungkin pangsa pasar bisa diraih. “Apalagi di sini banyak hotel, jadi produk mereka selain masuk di Bumdesmart juga bisa dimasukkan ke sana tinggal bagaimana nanti kami yang komunikasikan,” katanya.

Sementara itu, Raden Sukawati peserta magang beralamat di Dusun Prawira Desa Sokong Kecamatan Tanjung menjelaskan, kelompoknya cukup aktif dalam mengolah kepala menjadi VCO. Ia mulai menggarap kegiatan tersebut sejak tahun 2013 lalu. “Kami punya 18 titik suplier bahkan di antaranya juga dari Kota Mataram, Madiun, dan Surabaya. Tetapi itu untuk VCO saja,” jelasnya.

Menyoal ketersedian Kelapa, Raden mengaku di Lombok Utara cukup melimpah. Bahkan saking banyaknya Kelapa justru diangkut secara gelondongan ke luar daerah. Tetapi persoalan yang muncul justru terdapat pada kelengkapan ketersediaan alat. “Sehari saja kalau pakai 665 biji kepala bisa menghasilkan 3 sampai 4 liter VCO. Tetapi setelah kita lihat (pelatihan) tadi kelengkapan alat yang menjadi masalahnya. Kita berharap dinas kedepan dapat membantu,” harapnya. (iko)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Kuldesak jadi Benteng Pencegahan Narkoba di Lombok Utara

  kicknews.today – Kumpulan Pemuda Dengan Segala Aksi Kemanusiaan (Kuldesak) bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga ...