BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Penurunan Angka Kemiskinan Masih Jadi PR di Lombok Utara

Wabup KLU saat berikan bantuan (foto: Rico)

 

kicknews.today – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) melalui Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) UMKM memberikan berbagai bantuan pada kelompok usaha. Acara pemberian bantuan itu dilangsungkan Senin (13/11)  di halaman kantor instansi tersebut oleh Wakil Bupati Lombok Utara, Sarifudin. Ia berharap,bantuan itu bisa mengembangkan ekonomi masyarakat dan menurunkan angka kemiskinan yang masih jadi Pekerjaan Rumah (PR) yang belum tuntas.

Mantan politisi Udayana ini menyadari, bantuan tersebut tidak langsung ujug-ujung dapat menurunkan angka kemiskinan. Namun paling tidak hal ini dapat membantu. Pasalnya, angka kemiskinan di KLU diklaim mencapai 34,29 persen atau mencakup sekitar 70 ribu masyarakat. “Inilah PR kita di pemerintahan selain mengentaskan kemiskinan sekitar 34 persen, juga untuk membenahi IPM. Kita memiliki target dalam satu tahun kemiskinan bisa berkurang sebesar 5 persen,” tandasnya.

Wakil Bupati mengatakan, bantuan itu merupakan misi dalam mengentaskan kemiskinan di daerah. Pihaknya mengimbau supaya barang dan uang yang diberikan agar dimanfaatkan sebaik mungkin. “Mohon kiranya ini dimanfaatkan dengan baik, dipelihara dan digunakan jangan sampai dijual lagi,” pesannya.

Pola pemerataan diterapkan, artinya dari banyak kelompok yang mendapat bantuan, muncul masyarakat dari Kecamatan Bayan hingga Pemenang. Meski demikian, Sarif mengakui jika dibanding dengan 300 kelompok wirausaha di KLU, bantuan itu masih kurang. “Memang harus merata jangan tebang pilih. Tetapi saya lihat kalau dibanding dengan kelompok yang ada ini masih kurang, pelan-pelan tahun depan kita akan beri lagi. Karena untuk 2018 kami sudah anggarkan senilai Rp 15 miliar pemodalan pada WUB,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Diskoperindag UMKM Lombok Utara, Fahri menjelaskan, puluhan kelompok yang totalnya mencapai 105 orang mendapat bantuan berupa  alat pertukangan, perbengkelan, peralatan cuci sepeda motor, percetakan sablon, gerobak dan tenda untuk pedagang kaki lima (PKL). Totalnya hingga 15 orang mendapat uang sebesar Rp 13 juta dari Kementerian Koperasi RI.

“Alat pertukangan dan lainnya ini senilai Rp 422 juta. Sementara bantuan dari Kementerian senilai Rp 13 juta perorang dan  untuk PKL berupa 33 unit gerobak dan 35 unit tenda senilai Rp 305 juta,” jelasnya. (iko)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Pemda Libatkan Pemdes Turunkan Kemiskinan di KLU

  kicknews.today – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lombok Utara (KLU) berkomitmen menurunkan angka kemiskinan. Presentasenya ...