in

DPRD Loteng: Nama bandara harus pahlawan nasional, LIA diganti ke ZAM cocok

Lombok International Airport (LIA) diusulkan berganti nama jadi ZAM Internasional Airport
Lombok International Airport (LIA) diusulkan berganti nama jadi ZAM Internasional Airport

 

kicknews.today – Isu pergantian nama Bandara Lombok Internasional Airport (LIA) menjadi Bandara TGKH Zainuddin Abdul Majid (ZAM) yang akan dinobatkan menjadi Pahlawan Nasional mendapat sorotan dari berbagai pihak. Ada yang setuju, ada juga yang tidak.

Menanggapi isu pergantian nama Bandara itu, Ketua Komisi II DPRD Lombok Tengah (Loteng) mengatakan, pergantian nama Bandara Lombok dengan nama tokoh pahlawan bukanlah masalah. Hal ini justru sesuai dengan surat dari kementerian perhubungan yang menyatakan bahwa nama bandara itu harus dengan nama pahlawan nasional.

“Saya mendukung bandara Lombok itu diberi nama Bandara TGH ZAM. Karena beliau sudah ditetapkan menjadi salah satu Pahlawan Nasional,” ujar Samsul Qomar  di kantornya, Senin (6/11).

Menurut Ketua DPD KNPI Loteng itu, selama ini Bandara Lombok itu pada dasarnya belum memiliki nama. Sehingga sudah saatnya Bandara Lombok itu memiliki nama.

“Pemberian nama bandara dengan nama ZAM itu jangan dipolitisir. Karena jasa beliau peting untuk dikenang oleh masyarakat NTB,” ujarnya

Politisi Partai Demokrat itu juga menjelaskan, meskipun banyak pahlawan di NTB ini, tetapi hanya beliau yang dinobatkan menjadi pahlawan nasional. Beliau juga pernah berjasa dalam memperjuangkan kemerdekaan RI,  dan memperjuangkan penyebaran agama islam.

“Hanya saja, secara kebetulan cucu beliau adalah Gubernur NTB. Jangan salahkan Gede Sakti atau TGB. Jadi saya kira tidak ada masalah bandara itu diberi nama TGKH ZAM,” pungkasnya. (ade)