BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Ancam Pedagang Kecil, Ritel Modern di Lombok Tengah Dievaluasi

Ilustrasi Ritel Modern

 

kicknews.today– Keberadaan ritel modern sepeti Alfamart dan Indomart mendapat sorotan serius dari Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Loteng). Kamis (2/11), digelar pertemuan di ruang rapat Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dengan dua perwakilan ritel modern ini.

Rapat dipimpin Sekda Loteng, HM Nursiah. Sekda mengatakan, selama ini keberadaan ritel Modern itu tidak pernah menjalankan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 23 Tahun 2015 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat Pusat Pembelanjaan Toko Modern. Perbup ini merupakan turunan dari Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 56 Tahun 2014 tentang Pedoman Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional Pusat Perbelanjaan Toko Modern.

“Kita rapat bersama untuk menyelesaikan persoalan tersebut,”ujarnya.

Nursiah menegaskan, ritel modern itu harus bermitra dengan para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di wilayah Loteng. Sehingga keberadaan ritel modern itu tidak mematikan usaha produk lokal di Loteng.

“Intinya ritel modern ini jagan mematikan para pelaku UKM,”ungkapnya.

Oleh sebab itu,  pihaknya berharap kepada ritel modern itu bisa menyerap produk lokal sesuai dengan aturan, yaitu 20 persen dari jumlah UKM. Begitu juga dengan izinnya, harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum melakukan pembangunan.

“Izin harus diselesaikan, baru melakukan pembangunan dan operasional. Kalo tidak ada izin jangan mulai membangun,”ungkapnya.

Sementara itu, perwakilan dari Indomart, Budi menjelaskan, bahwa selama ini pihaknya menjual kebutuhan rumah tangga, makanan ringan, dan bukan barang curah. Pihaknya juga sudah melakukan MoU dengan operator seluler untuk penjualan pulsa.

”Semua saran untuk menjual produk lokal kami akan lakukan. Namun, produk lokal itu harus ada standar. Kedepan, kami akan mencoba melakukan pembinaan kepada para pelaku UKM,”pungkasnya. (ade)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Terpidana Korupsi ADD Desa Lekor Kembalikan Kerugian Negara Rp 145 Juta

  kicknews.today – Terpidana Kasus Korupsi Anggaran Dana Desa (ADD) dan Beras Miskin (Raskin), Desa ...