in

Dianggap Ganggu KEK, Pemdes Setuju Tambang Gunung Prabu Ditutup

Sekretaris Desa Prabu, Lalu Guntur WP.

kicknews.today – Keberadaan penambangan emas di wilayah Desa Prabu Kecamatan Pujut Lombok Tengah (Loteng) kembali jadi perhatian. Pemerintah provinsi dan kabupaten berencana menutup tambang emas rakyat tersebut, karena dianggapa mengganggu pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Menanggapi rencana penutupan lokasi tambang emas tersebut, Sekretaris Desa Prabu, L Guntur WP. mengatakan pemerintah desa setuju atas penutupan tambang galian emas itu. Karena saat ini memang tidak ada aktivitas penambangan yang dilakukan oleh masyarakat.

“Pemerintah desa setuju kalau tambang galian emas itu ditutup,”ujar Guntur, Rabu (1/11)

Dikatakannya, masyarakat sudah tidak lagi melakukan penambangan, karena kandungan emas yang sudah berkurang. Sehingga masyarakat banyak yang kembali menekuni rutinitas sebelumnya yakni sebagai petani atau buruh tani.

“Aktivitas penambangan sudah tidak ada. Kalau ada yang ditemukan, silahkan ditindak oleh Polisi,” ucapnya.

Adapun luas lahan eks tambang galian emas di wilayah  Desa Prabu itu sekitar 10 hektar. Tahun ini juga kawasan itu akan dihijaukan, yakni mulai awal musim tanam 2017.

“Intinya di kawasan itu sudah tidak ada aktivitas penambangan,” pungkasnya. (ade)