BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Dandim 1614/Dompu: Anggota TNI Dipukul, tapi Sudah Damai

Dandim 1614/Dompu, Letkol CZI Arif Hadiyanto, SIP. (Foto: Ist)

 

kicknews.today – Dandim 1614/Dompu, Letkol CZI Arif Hadiyanto, SIP., mengklarifikasi soal insiden antara anggota TNI dengan  Polri di Kabupaten Dompu. Menurut Dandim, Pratu Arif Rahman  sempat dipukul anggota Sat Lantas lawannya cekcok.

“Saya nggak tau cekcok mulutnya seperti apa, gitu. Tapi langsung dipegang anggota ini (TNI), langsung dipukul sama anggota polisi,” kata Dandim ditemui di Mataram, Jumat (13/10) siang.

Dalam posisi itu, anggota TNI dari Yonif 611/Awang Long Kalimantan Timur itu tidak melawan. Mungkin menurut Dandim, posisinya saat itu sedang situasi genting karena  orang tuanya sakit.

Tapi dampak dari pemukulan itu, muncul reaksi dari keluarga Pratu Arif Rahman. “Keluarganya tidak terima karena dipukul polisi ramai-ramai,” kata Dandim.

Sebenarnya kedua pihak sudah didamaikan di markas Kodim Dompu. Saling memaafkan dan diselesaikan dengan damai. Tapi dari kejadian ini kemudian memicu peristiwa kedua dimana dua anggota Polisi yang bertugas di Pos Bank BNI Cabang Dompu. Briptu Edo dan Briptu Artha diserang sekelompok orang yang diduga anggota keluarga TNI tersebut.

Dua anggota tak bersalah itu diserang dan nyaris jadi bulan-bulanan warga. Saat itu ada seorang anggota Provost TNI bersama Komandan Unit Intel yang berusaha menghalangi amuk massa.

“Massa semakin ramai, akhirnya anggota saya keluarkan tembakan peringatan, akhirnya mereka mundur semua,” kata Dandim, menjelaskan, tembakan saat itu dikeluarkan dari Senpi Dan Unit Intel untuk halau massa.

Pada kejadian lanjutan ini beredar kabar terjadi baku tembak antara anggota TNI dan Polri di Dompu. Kabar ini bahkan sampai ke Jakarta. “Yang di luar itu beredar saling serang anggota Polisi dengan TNI. Padahal anggota saya amankan anggota polisi yang mau serang yang jaga di BNI, mereka kan ndak tahu apa apa ,” sebutnya.

Tapi beruntung dari rentetan kejadian itu, situasinya sudah kondusif. Kedua pihak, anggota TNI Pratu Arif Budiman dan anggota Sat Lantas Bripka Hadi Arianto sudah menyelesaikan secara kekeluragaan. Kedua pihak sudah melupakan kejadian itu dan dianggap sudah selesai dengan perdamaian.

“Jadi sudah selesai dengan cara damai, kekeluargaan intinya. Tidak ada lagi. Ndak mungkin anggota TNI di Dompu bereaksi, kan dia (Pratu Arif) anggota luar. Tapi intinya sudah kita imbau semua jajaran, termasuk Polres Dompu juga sudah sepakat untuk saling menjaga,” tegasnya. (red)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Patut Ditiru, Keluarga Serahkan Pelaku Penganiayaan ke Polsek Dompu

  kicknews.today – Sikap  sebuah keluarga di Dompu ini patut ditiru. Mereka sukarela menyerahkan MA alias ...