BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Berjualan Tanpa Izin, PKL Liar di Sandubaya Mataram Ditertibkan

Anggota Pol PP Mataram saat memindahkan barang jualan pedagang (Foto: Ist)

 

kicknews.today – Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) bersama sejumlah tim penertiban Kota Mataram pada Kamis, (12/10) membersihkan Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Sandubaya. Lapak-lapak yang dibongkar tersebut dinilai merusak pemandangan dan tanpa izin berjualan.

“Alhamdullilah tadi prosesnya lancar, pedagang kaki lima yang kita tertibkan ini berjualan tanpa izin,” ungkap Ketua APKLI Mataram, Muhammad Sahidin dihubungi usai penertiban.

Dijelaskannya, berdasarkan identifikasi yang dilakukan di kawasan Sandubaya hingga ke Grimax memang banyak pedagang yang berjualan tanpa izin dari kelurahan maupun kecamatan. Namun, pihaknya menampik jika langkah ini justru mematikan mata pencaharian pedagang.

“Karena sudah diberikan surat teguran jauh hari sebelumnya untuk diminta membongkar sendiri sesuai kesadaran. Artinya ini bukan berarti kita matikan usaha mereka, kita tertibkan supaya mereka kemudian melapor ke kelurahan,” jelasnya.

“Kalau memang mereka profesinya sebagai PKL murni itu akan kita bina dari APKLI atau pemerintah, yang penting terdaftar dulu di masing-masing kelurahan di tempat mereka berjualan,” imbuhnya.

Langkah tegas yang diambil ini adalah kali kedua oleh APKLI dan pemerintah di kawasan tersebut. Dalam prosesnya sekitar 15 lapak berhasil dibongkar oleh aparat, sementara pada hari pertama yang dilakukan belum lama ini, anggota hanya mampu menggusur lima lapak pedagang.

“Tadi kalau saya hitung-hitung sekitar 15. Kalau hari sebelumnya karena kita mulai siang jam 12.00 Wita, cuma berhasil menertibkan lima PKL,” bebernya.

Kemudian terhadap PKL yang sudah ditertibkan itu diimbau supaya mengurus izin ke kelurahan. Nantinya mereka akan diberikan surat izin sementara, sekaligus dalam rangka pembinaan pedagang yang berdomisili di Kota Mataram.

“Nanti surat berjualan sementara akan diberikan oleh kelurahan. Ke depan mengenai wilayah mana yang akan kita sasar, itu tergantung masing-masing kelurahan dan kecamatan. Mereka sebagai pemegang kewenangan, kalau mereka meminta maka kita siap turun,” pungkas Sahidin.(iko)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Kabar Rp50 Juta Per Jabatan, Baperjakat Mataram: Nauzubillah, kita tidak akan kaya dengan itu

  kicknews.today – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, telah melayangkan surat izin pelaksanaan mutasi ...