BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Pemkot Mataram Buat Pola Penanganan Antisipasi Banjir

Wakil Walikota Mataram H Mohan Roliskana, saat menangani genangan di Mataram beberapa waktu lalu. (foto by: Humas Pemkot Mataram)

 

kicknews.today – Pemerintah Kota Mataram telah membuat pola penanganan untuk mengantisipasi terjadinya banjir di Ibukota Provinsi Nusa Tenggara Barat itu.

Wakil Walikota Mataram H Mohan Roliskana di Mataram, Rabu (11/10), mengatakan, pola penanganan banjir yang dilaksanaan saat ini adalah dengan melakukan pemantauan pada daerah hulu.

“Jadi petugas yang ada di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, melakukan pengawasan di perairan kawasan hulu,” katanya.

Apabila ketinggian air di atas normal, kata Mohan, petugas segera melaporkan ke pimpinan, sebab ketinggian air sungai di atas 100 centimeter dapat berpotensi banjir.

“Setelah para petugas menyampaikan informasi ke pimpinan, maka kepala OPD segera menginstruksikan petugasnya untuk melakukan penanganan pada wilayah hilir,” ujarnya.

Hal itu disampaikannya seusai memimpin rapat antisipasi penanganan banjir di Kota Mataram bersama sejumlah OPD terkait, khususnya bidang pengairan yang ada di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR), serta camat dan lurah yang wilayahnya berpotensi terjadi banjir.

Dengan melakukan upaya antisipasi itu, diharapkan titik-titik yang menjadi lokasi banjir selama ini bisa teratasi terutama di kawasan Jalan Lingkar Selatan.

Sejumlah titik rawan terjadi banjir antara lain di Karang Bata, Karang Ujung, Tanah Haji, Karang Buaya, Jalan Imam Bonjol, dan Jalan Lingkar Selatan.

“Untuk intervensi fisik sudah kami lakukan, tapi tahun ini memang belum tuntas. Namun program kami lanjutkan secara menyeluruh di tahun 2018,” katanya.

Sementara menyinggung tentang rencana pembangunan waduk di kawasan bagian hulu, Wakil Walikota mengatakan rencana itu masih dilakukan kajian dan belum ada tahapan proses selanjutnya.

“Untuk membangun waduk ini, lahan yang dibutuhkan lebih dari tiga hektar, sementara harga lahan di kota cukup tinggi dan kita mengalokasikan anggaran pembebasan lahan dengan skala prioritas,” ujarnya.

Kepala Dinas PU-PR Kota Mataram H Mahmuddin Tura sebelumnya mengatakan, untuk mengantisipasi banjir pihaknya sudah mulai menyiagakan petugas piket banjir dari tenaga harian lepas (THL), untuk partroli antisipasi dan penanganan banjir pada sejumlah wilayah titik rawan banjir.

Dikatakan, dalam sehari petugas piket banjir yang disiagakan ini sebanyak 10 orang. Mereka bertugas siaga 24 jam pada titik-titik rawan banjir dengan melakukan patroli.

Mereka juga bertugas menginformasikan kepada koordinator THL apabila terjadi banjir pada satu titik untuk dilakukan penanganan segera.

“Petugas piket banjir ini seperti halnya tim reaksi cepat, menangani penyebab terjadinya genangan untuk menghindari banjir,” katanya. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Pemkot dan Polres Mataram Saling Tunggu Soal Sistem Tilang CCTV

  kicknews.today – Kamera CCTV yang terpasang disejumlah jalan di Kota Mataram rencananya akan difungsikan ...