Jadilah yang Pertama Tau

Investor China Bidik Perkebunan Kelapa Lombok Utara

Ilustrasi Pohon Kelapa di KLU

 

kicknews.today – Investor asal Cina akan segera menanamkan modal di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Ini merupakan bentuk kerjasama antara Pemkab Lombok Utara dengan Kota Haikou yang berada di Provinsi Hainan. Mereka bahkan memproklamirkan diri sebagai Kota Kelapa (Coconut Town).

Diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Naker PM PTSP) KLU Vidi Ekakusuma, dalam kunjungan kerja yang dilakukan belum lama ini investor tersebut berminat akan perkebunan kepala di Lombok Utara.

“Maka dari itu untuk memenuhi kuota kebutuhan investor kelapa yang akan masuk ke Lombok Utara kita akan mengendalikan. Supaya warga tidak tebang pohon dalam jumlah banyak,” ungkapnya, Senin (25/9).

Untuk mencegah masyarakat menebang pohon kelapa, maka pihaknya akan mengusulkan kepada Bupati untuk membatasi ruang geraknya. Intervensi akan dilakukan langsung dengan membuat semacam Perda atau Perbup. “Kita akan usulkan ke Pak Bupati, supaya dibuat Perda atau Perbub guna mengendalikan penebangan pohon kelapa. Dengan minat investasi dari pengusaha Cina yang akan membangun pabrik kelapa di KLU,” katanya.

Walikota Haikou, Ni Qiang akan terjun langsung ke Lombok Utara pada tahun ini, namun itu setelah sejumlah investor turun untuk mensurvei lokasi yang akan ditanami modal. Sebab, lanjut Vidi, diperkirakan kebutuhan investor China butuh 6.000 ton perhari. “Bahan material mereka dari luar negeri, dari Thailand dan Sumatra. Kebutuhan harian akan kelapa mencapai 6.000 ton. Kalau kita bisa penuhi itu, maka akan membuka lapangan kerja sekaligus industri kelapa di KLU,” jelasnya. Secara ekonomis, pohon kelapa yang dijadikan komoditas perdagangan oleh masyarakat tidak menguntungkan dalam jangka panjang. Begitu pula pengambilan janur kelapa. Masuknya investor ini akan menjadi modal besar guna meingkatkan perekonomian warga. (iko)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat