BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Awas…! Peredaran Flakka dan PCC di Mataram

ilustrasi flakka dan PCC

 

Mataram – Kepala Kepolisian Resor Mataram, Nusa Tenggara Barat, AKBP Muhammad mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mewaspadai peredaran narkoba jenis baru yang disebut flakka dan golongan obat G seperti PCC.

“Menyikapi kabar dari Kendari terkait adanya puluhan korban yang diduga telah mengonsumsi flakka, narkoba jenis baru, kami berharap masyarakat untuk mewaspadai segala modus peredarannya,” kata AKBP Muhammad di Mataram, Jumat (15/9).

Muhammad meminta pihak sekolah maupun orang tua agar lebih memperhatikan lingkungan sekitar tempat anak-anak biasa bermain.

“Cek sekitar lingkungan kita, apakah ada yang menjual, biasanya narkoba jenis ini beredar dengan ciri disamarkan seperti multivitamin atau permen isap yang biasa disukai anak-anak,” ujarnya.

Meskipun belum ada laporan ataupun munculnya korban di wilayah hukum setempat, Muhammad menganggap peredaran narkoba jenis baru ini perlu menjadi perhatian bersama.

“Efeknya sangat berbahaya lebih dari narkoba jenis apa pun. Bila mengonsumsi ini bisa jadi seperti ‘zombi’, korban hilang kesadaran sampai tidak mengenal dirinya. Seperti yang terjadi di Kendari, itu sangat luar biasa efeknya,” ucap Muhammad.

Selain mengimbau masyarakat, Kapolres Mataram dalam waktu dekat ini akan mengajak seluruh instansi terkait membahas langkah dan upaya yang harus dilakukan untuk mencegah peredaran flakka.

“Kami akan gelar rapat koordinasi dengan pemerintah, baik dengan BNN, dinas kesehatan, maupun instansi lainnya bahas persoalan ini, bagaimana supaya tidak masuk ke wilayah kota,” katanya.

Dalam dua hari terakhir sejak munculnya korban pada Rabu (13/9), tercatat ada sebanyak 64 orang telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Kendari, Sulawesi Tenggara. Dua di antaranya dilaporkan meninggal dunia.

Menurut data terbaru dari BNN Sulawesi Tenggara, puluhan korban kehilangan kesadarannya hingga bertingkah laku aneh diduga akibat mengonsumsi obat keras daftar G yang melebihi dosis pakai.

Obat keras yang seharusnya dikonsumsi berdasarkan resep dokter ini bermerek PCC (paracetamol, caffeine, dan carisoprodol). Namun dugaannya, PCC dikonsumsi korban bersamaan dengan obat daftar G lainnya yakni Somadril dan Tramadol. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Dinkes Pastikan PCC Tak Beredar di Puskesmas dan RS di Mataram

  Mataram – Dinas Kesehatan Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menyebutkan tidak pernah memiliki stok ...