BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Salut…Warga Menggala Lombok Utara Patungan Bangun Kantor Desa

Bupati KLU (pakai peci) saat meletakkan pembangunan Kantor Desa Persiapan Menggala

 

Lombok Utara – Dua jempol patut diberikan kepada warga desa persiapan Menggala Kecamatan Pemenang Kabupaten Lombok Utara (KLU). Pasalnya, di tengah perekonomian daerah meningkat dan pariwisata kian maju, mereka justru kekurangan anggaran membangun kantor desa. Solusinya, mereka bersama-sama menyisihkan rezeki untuk membangun kantor desa sendiri.

Bahkan peletakkan batu pertama kantor desa persiapan dihadiri langsung oleh Bupati KLU H. Najmul Ahyar, Jumat (15/9).

“Saya sangat bersyukur banyak warga kita yang berpartisipasi dalam pembangunan secara mandiri atau swadaya,” ungkap Bupati saat peletakan batu pertama.

Tidak hanya di desa persiapan Menggala saja, melainkan di desa-desa lain juga melakukan hal serupa. Seperti yang berada di desa persiapan Batu Rakit, Sukadana Kecamatan Bayan Najmul mencontohkan, bangunan kantor di sana cukup besar dan saat ini prosesnya hampir rampung.

“Saya datang ke Sukadana Bayan, Desa Batu Rakit itu kantor desanya sudah hampir selesai, besar sekali, cukup bagus itu murni swadaya masyarakat. Di Selelos juga begitu, bahkan mereka sampai beli tanah sendiri,” jelasnya.

Konsep pembangunan semacam ini sebenarnya yang diinginkan oleh pihaknya, dimana terdapat pemerintah yang berpartisipai dan didukung oleh masyarakat Lombok Utara. Dengan direalisasikannya pembangunan kantor desa persiapan, diharapkan akan lebih memudahkan, proses pelayanan administratif lebih cepat. “Harapan kita dengan banyaknya desa yang kita mekarkan maka proses pelayanan semakin cepat administratifnya,” pungkasnya.

Sementara itu, sekretaris panitia pembangunan Kantor Desa Manggala Zulyadaini mengatakan desain gambar gedung dengan ukuran 15 x 9 meter atau total luas 13,5 are dengan empat ruangan yang terdiri dari Ruang Kepala Desa, Ruang Sekdes, staf, dan lobi atau ruang tengah yang direncakan akan menghabiskan anggaran Rp 405 juta yang bersumber dari masyarakat. “Pembentukan dan pengerjaan murni secara swadaya masyarakat,” ujarnya.

“Kami memiliki potensi di desa ini, 50 pemilik CV dan UD serta pengusaha dan pelaku wisata, sehingga ketika kami minta bahan bangunan justru memberikan lebih dari permintaan kita,” imbuhnya. (iko)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

TMMD di KLU Rehab Vihara Ummat Budha

  Mataram – Tragedi kemanusiaan di Rohingya Myanmar tak berpengaruh di Lombok. Tak ada intimidasi ...