BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Pemda KLU akan Bangun Plaza, Bumdesmart Diminta tenang…

Lahan yang akan dijadikan Plaza Tanjung KLU

 

Lombok Utara – Rencana pembangunan plaza lantai tiga di Kecamatan Tanjung oleh Pemkab Lombok Utara diklaim tidak akan mematikan Bumdesmart. Justru sebaliknya, badan usaha milik desa itu dapat berinteraksi dari sisi produk yang akan dijual di dalam plaza tersebut. Hal ini diungkapkan oleh Bupati Lombok Utara H Najmul Ahyar, Jumat (15/9).

“Plaza itu nantinya akan kerjasama dengan Bumdesmart sebagai grosirnya,” ungkapnya.

Menurut Najmul, barang-barang yang dijual di Bumdes nantinya bisa ditampung sebagai pemasok. Sementara plaza diprioritaskan sebagai wadah yang mendatangkan banyak orang dari dalam maupun luar daerah.

Terlebih, untuk sejumlah UKM pun juga dapat dimasukkan dalamPlaza Tanjung. “Mari kita lihat sisi positifnya saja, sebab ini akan sangat bermanfaat untuk masyarakat kita,” katanya.

Dikatakannya, plaza bukanlah seperti ritel modern yang belakangan gencar ditolak pemerintah yang ingin masuk ke KLU. Karena pembangunan plaza ini sejatinya dari sisi ekonomi merupakan aktor yang akan menyentuh dan dimanfaatkan langsung masyarakat.

“Ritel modern itu faktor jadi jelas berbeda. Ini kan untuk menampung semua pedagang yang ada di pertokoan Tanjung,” cetusnya.

Namun demikian, mengenai sumber anggaran, Najmul masih belum memastikan. Sumber APBD atau justru dengan dukungan penuh investor.

Sebab jika menggunakan APBD tentu dibutuhkan uang yang tidak sedikit, sementara jika menggunakan investor dikhawatirnya ruang gerak pemerintah untuk meraup pendapatan menjadi terbatas.

“Bisa saja melalui APBD, kalau tidak bisa kita cari cara lain, salah satunya datangkan investor atau memanfaatkan peluang di MSI di bawah Kementerian Keuangan sarana multi infrastruktur. Tetapi kalau APBD cukup, pakai itu saja,” jelasnya.

Najmul enggan memprediksi apalagi berandai-andai kapan Plaza Tanjung berlantai tiga itu akan rampung direalisasikan. Namun yang jelas segala proses mengenai pembangunannya sekarang tengah berlangsung dan tentu membutuhkan komunikasi di intern pemkab lebih intens.

“Kemarin kita butuh Rp 90 miliar sampai selesainya, tentu tahapan sesuai kemampuan daerah. Kita tidak akan paksakan,” pungkasnya. (iko)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

TMMD di KLU Rehab Vihara Ummat Budha

  Mataram – Tragedi kemanusiaan di Rohingya Myanmar tak berpengaruh di Lombok. Tak ada intimidasi ...