BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Selly Masih ‘Disayang’ TGB

Kepala Dinas Perdagangan NTB, Hj Putu Selly Handayani (foto: prm)

 

Mataram – Spekulasi yang beredar, “pembalasan dendam” pasca “serudukan” banteng moncong putih PDI-P NTB terhadap pemerintahan Zainul Majdi-Muh Amin. berujung dramatis pada perombakan besar-besaran struktur pejabat di lingkungan Pemprov NTB, ternyata berjalan di luar dugaan.

Hj Putu Selly Handayani, pejabat eselon II yang disebut-sebut masuk target mutasi setelah namanya secara resmi diumumkan PDI-P sebagai calon Wakil Gubernur NTB mendampingi Ali BD, masih aman-aman saja pada posisinya sebagai Kepala Dinas Perdagangan NTB. Ini sekaligus menepis rumor. Bahwa Selly ternyata masih ‘disayang” TGB.

Baca Juga:

Isu dirinya menjadi target tersebut, ditanggapi Selly dengan kepasrahan. “Kalau karena stateman Pak Rachmat Hidayat saya dinonjob, tidak apa-apa. Itu keputusan pimpinan, tapi saya tidak pernah terlibat dalam urusan politik yang berkembang beberapa hari terakhir ini, ” ujarnya.

Namun, kenyataannya meleset dari dugaan yang berkembang. Dua hari setelah acara mutasi ditunda, Gubernur NTB TGH Zainul Majdi merotasi lima pejabat pimpinan tinggi pratama, eselon II, tidak termasuk Selly. Mereka adalah H Azhari, sebelumnya staf ahli menjabat kepala DPMPD-Dukcapil, H Rusman merupakan mantan DPMPD-Dukcapil kini menjabat Kepala BPSDM menggantikan H Abdul Hakim yang kini ditarik sebagai staf ahli gubernur. Dua nama lainnya, masing-masing H Manggaokang Raba yang sebelumnya Kepala Biro Ekonomi juga di stafahlikan, dan HL Saswadi Kepala Perpustakaan dan Arsip, dimutasi menjadi Kepala Dinas Koperasi dan UMKM. Pemprov juga melakukan mutasi  terhadap 52 pejabat eselon III,  dan eselon IV pada posisi pengawas dan analis.

Sebuah kitab suci Alquran saat pengambilan sumpah/janji jabatan ASN Pemprov NTB (foto: prm)

 

Usai mengambil sumpah jabatan, Wakil Gubernur NTB, H Muh Amin mengatakan, perombakan ini merupakan bagian dari komitmen terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN). Bahwa di mana pun posisi harus diterima dengan baik, tulus dan ikhlas. “Tidak ada sesuatu yang tetap atau kekal, pasti ada perubahan, baik di jabatan sebelumnya maupun posisi baru,” ungkapnya, Senin (14/8).

Amin itu menyampaikan, APBDP 2017, telah disahkan, sehingga diharapkan kepada semua pejabat kompak dan memastikan program yang sudah direncanakan dan dijalankan sesuai target. Ketika ada program masih tertunda, segera melakukan evaluasi pekerjaan, baik realisasi fisik maupun keuangan.

“Ini sudah pertengahan tahun, jangan ada program kerja mengejar jam tayang yang akan selesai pada bulan November,” katanya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, H Fathurrahman menyebutkan tiga dari 52 pejabat eseon III non-jabatan, karena akan memasuki batas usia pensiun. Sedangkan untuk eselon IV sebanyak 120 orang, sembilan diantaranya non-jabatan, juga karena akan memasuki  pensiun. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Agar Investasi Asing di Tanah Air Tak Dikira Maling

  kicknews.today – Proyek infrastruktur tengah digenjot di sana-sini sebagai pengejawantahan butir-butir Nawacita yang menjadi ...