Jadilah yang Pertama Tau

Tanpa Karcis dan Identitas, Parkir Liar di Mataram Segera Ditertibkan

Ilustrasi

 

Mataram – Kapolres Mataram AKBP Muhammad, SIK, mengatakan, jajarannya segera melakukan penertiban terhadap parkir liar pada sejumlah titik di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat karena dinilai melanggar aturan dan merugiakan masyarakat.

“Penertiban parkir liar ini akan kita lakukan bersama tim gabungan dari Dinas Perhubungan, TNI dan pihak-pihak terkait lainnya,” katanya di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat (11/8).

Baca Juga:

Penertiban terhadap parkir liar, sebelumnya telah dilakukan jajaran Polres Mataram beberapa waktu lalu, dimana jajaran Polres Mataram berhasil mendata puluhan petugas parkir yang tidak mentaati aturan.

Hasil temuan terhadap petugas parkir liar tersebut telah diserahkan ke Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram untuk ditindaklanjuti.

Menurut dia, petugas parkir liar tersebut dinilai melanggar aturan karena tidak memiliki identitas resmi dan tidak menggunakan karcis parkir.

“Karenanya, mereka perlu ditertibakan agar keberadaanya bisa sesuai dengan ketentuan yang ada,” katanya.

Dikatakan, kegiatan penertiban parkir liar akan terus dilakukan sampai kondisi parkir di Kota Mataram benar-benar tertib.

“Bila perlu, penertiban kita lakukan sekali sebulan,” ujarnya. Wakil Kapolres Mataram Kompol I MD Banduarsa sebelumnya mengatakan, aktivitas parkir liar di sejumlah titik di kota ini merupakan salah satu aksi pungutan liar dan dinilai merugikan mayarakat.

“Mereka beraktivitas tanpa ada karcis parkir yang menjadi dasar pungutan dari masyarakat,” katanya Wakil Kapolres Mataram yang juga menjabat sebagai Ketua II Tim Saber Pungli Kota Mataram.

Dikatakan, meskipun aktivitas parkir liar hanya menarik biaya parkir sebesar Rp1.000 atau Rp2.000 per kendaraan tapi dikali banyak maka nominalnya akan menjadi besar.

Karena itulah, penanganan parkir liar pada sejumlah titik di Kota Mataram juga menjadi bagian dari perhatian Tim Saber Pungli Kota Mataram dan pelakunya harus ditangkap.

Tetapi, sambungnya, pelaku parkir liar tidak ditangkap kemudian sel, atau dilakukan penyelidian hingga kepersidangan.

“Pasalnya, di bawah masih ada tim penindakan dan satgas yustisi yang akan memberikan keputusan terhadap tindakan pelaku parkir liar,” katanya. (ant)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat