BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Honorer DLH Kota Mataram Ditemukan Membusuk di Kamar Kos

Ilustrasi

 

Mataram – Sesosok mayat ditemukan Rabu (9/8) sekitar 12.50 Wita kemarin di sebuah kamar kos Gang Nuri Nomor 14 Lingkungan Bertais Daye RT 09 Kelurahan Bertais Kecamatan Sandubaya Mataram.

Korban tewas diketahui bernama Yahdi Rusdi (44) asal Dusun Gubuk Daye Desa Kelayu Lombok Timur. Korban diketahui merupakan tenaga honorer di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram. “Hasil olah TKP sementara, korban tewas karena penganiayaan berat,” kata Humas Polres Mataram, AKP Arnawa.

BACA JUGA:

Awalnya saksi H Saidun, pemilik kos mencium bau busuk dari salah satu kamar. Setelah dicek, kamar kos itu dalam keadaan terkunci dengan gembok dari luar. Curiga karena tercium bau tidak sedap, saksi langsung pergi melapor ke Kantor Lurah Bertais dan diterima oleh Bhabinkamtibmas Aiptu Agus Tinus. Polisi dan warga langsung mendatangi TKP dan membuka paksa gembok pintu kamar kos dengan cara dicongkel menggunakan linggis.

Setelah pintu berhasil dibuka, warga dan polisi melihat korban dalam telah meninggal dunia dengan posisi tengadah. “Muka tertutup bantal dan leher terlilit handuk,” kata Arnawa.

Korban terakhir kali dilihat oleh pemilk kos pada Sabtu (5/8) lalu bersama salah seorang temannya dengan ciri-ciri kurus kecil. Teman korban datang untuk mencari kamar kos. Selanjutnya korban sempat keluar bersama temannya itu untuk mencari kos-kosan. “Keesokan harinya sekitar pukul 05.00 Wita pemilik kos mendengar pintu gerbang terbuka dan mendengar bunyi sepeda motor keluar dari dalam area kos,” kata Arnawa.

Ada kecurigaan, pelaku pembunuhan adalah orang yang dikenal korban. Kemarin sekitar pukul 13.00 Wita gabungan Piket Fungsi Polsek Cakranegara dipimpin langsung Kapolsek melakukan olah TKP bersama Kasat Reskrim,Tim Resmob 701, Unit Identifikasi Polres Mataram dan Piket Fungsi Polres Mataram. Kemudian jenazah korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan Otopsi.

Sementara itu penyidik sampai saat ini masih memeriksa saksi-saksi. Hasil penyelidikan awal, barang berharga milik korban yang hilang berupa sepeda motor merk Honda Beat Nomor Polisi DR 6851 CR dan 1 unit HP.  “Berdasarkan olah TKP dan keterangan saksi-saksi diduga korban meningal dunia karena ada unsur kekerasan,” pungkas Arnawa. (red)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Di NTB, Alumni Al-Azhar Singgung “Fatwa Medsos” dan Bahas Isu Penting Masyarakat Muslim Dunia

  kicknews.today – Konferensi Internasional Alumni Al-Azhar dan Multaqa IV  diselenggarakan di Islamic Center Mataram ...