BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Dijebak Korban, dua Residivis dan Penadah asal Gomong Ditangkap

dua orang pelaku dan barang bukti yang diamankan Polres Mataram

 

Mataram – Senin (8/8) kemarin, Tim Resmob 701 Sat  Reskrim Polres Mataram berhasil menangkap empat orang pelaku pencurian dengan pemberatan (curat). Empat pelaku ini diketahui melakukan aksi pencurian di sebuah rumah kos Jalan  Kecubung II Kelurahan  Gomong Kecamatan  Selaparang Kota Mataram .

Pelaku adalah MK alias Wawan (23) , residivis yang tinggal di sekitar TKP.  Wawan beraksi bersama teman sekampungnya TA alias Toni (20) yang juga residivis.

Baca Juga:

Selain dua residivis ini, ditangkap juga dua penadah barang curian, MH alias Johan  dan ZR , sama sama beralamat di Gomong. Mereka ditangkap setelah skenario jebakan oleh korban bersama polisi dengan berpura pura akan menebus barang tersebut.

Tanggal 3 Agustus lalu, mereka membobol kamar kos tersebut dan mencuri 1 Unit HP dan sebuah laptop. Wawan dan Toni kemudian menjualnya ke dua penadah tersebut seharga Rp 2.400.000.

Modus operandi yang dijalankan, dua pelaku masuk ke dalam kamar kos korban kemudian mengambil barang-barang berharga berupa satu unit Laptop merk Lenovo warna hitam ukuran 14 inch dan satu Unit HP merk Samsung type J2 dengan kondom warna hijau. Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 5.000.000.

Setelah mendapat laporan itu, korban kemudian melapor ke Polres Mataram.  Tim Resmob 701 berhasil meringkus pelaku Wawan dengan cara mengarahkan korban agar memancing pelaku melalui SMS. Pelaku dan korban kemudian berjanji untuk bertemu di Jalan Kecubung Raya. “Beberapa saat kemudian pelaku mendatangi korban dan langsung Tim Resmob meringkus pelaku tanpa perlawanan,” jelas Kasubag Humas Polres Mataram AKP Arnawa.

Dari hasil introgasi berkembang ke pelaku yang lain. Kemudian pada pukul 05.30 wita pelaku Toni berhasil ditangkap di Jalan Matahari Gomong.

“Selanjutnya pada pukul 06.30 wita pelaku 480 Johan dan Zur berhasil diamankan pada saat berada dirumahnya masing -masing beserta barang bukti berupa uang tunai Rp. 2.400.000,- disita dari Zur,” jelasnya.

Dari hasil interogasi, pelaku Wawan mengaku barang bukti berupa 1 Unit HP Samsung Type J2 tersebut telah dijual dengan harga Rp. 620.000  ke pelaku penadah inisial A alamat Cakra Kota Mataram.

Pelaku Johan mengaku, menerima satu unit Laptop merk Lenovo dari pelaku Toni dan kemudian dijual ke pelaku Zur dengan harga Rp. 1.150.000. “Selanjutnya uang hasil penjualan Laptop tersebut diserahkan ke pelaku Toni sebesar Rp.1.000.000,” sebutnya. (red)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Masa Pergerakan Heroik di NTB sebelum Lahirnya Budi Utomo

  Jauh sebelum kebangkitan nasional dideklarasikan, di Nusa Tenggara Barat (NTB) telah berlangsung berbagai revolusi ...