BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Ditohok Rachmat Hidayat, TGB-Amin Tanggapi Santai

TGB-Amin menjawab tudingan Rachmat Hidayat

 

Mataram – Tohokan tajam Ketua DPD PDI-P NTB, H Rachmat Hidayat soal kinerja kepemimpinan TGB-Amin, ditanggapi santai oleh Gubernur TGH M Zainul Majdi dan Wakil Gubernur H Muh Amin.

TGB, sapaan M Zainul Majdi mengungkapkan bahwa siapa pun yang memberikan penilaian terhadap kepemimpinannya adalah hal wajar. Termasuk semua partai politik (parpol) berhak menilai kinerja pemerintah daerah.

BACA JUGA:

“Boleh berikan penilaian, apalagi yang menilai adalah partai politik. Nah, mengenai penilaian itu objektif atau tidak, publiklah yang menilai,” ungkapnya, Rabu (9/8).

TGB menyebut kehadiran Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) Dr Musyafirin dan Bupati Sumbawa H Husni Jibril yang notabene kader PDI-P sendiri, pada konferensi pers PDI-P Selasa (8/8) kemarin.

Ia menegaskan ihwal penjualan saham di PT DMB yang merupakan tiga kepemilikan yakni Pemerintah Provinsi sebanyak 40 persen, 40 persen milik Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), dan 20 persen Sumbawa. Pada proses penjualan saham seperti disebutkan Rachmat Hidayat, telah disepakati dan ditandatangani oleh kedua bupati tersebut.

“Nah, kalau beliau-beliau menolak penjualan saham itu, jelas saya tidak mungkin juga tanda tangan penjualan. Jangan ada disinformasi lah, kecuali dia kader (PDIP) tidak baik, tapi saya yakin beliau kader baik,” katanya.

Yang jelas, jika kedua kabupaten tidak sepakat, Pemprov juga tidak berani menjual karena merupakan satu kesatuan saham.”Pertimbangan penjualan itu lebih kemaslahatan,” ucapnya.

Tudingan Rachmat juga ditepis Wakil Gubernur NTB, H Muh Amin. Dia mengatakan, semua orang boleh memberikan kritikan, tapi harus yang membangun, sebagai bahan evaluasi daerah.

Saat ini, NTB diakui dunia, dibuktikan dengan sejumlah investasi yang berdatangan. “Angka kemajuan Indonesia disumbang juga oleh daerah termasuk NTB,” katanya.

Amin mengaku sangat tidak setuju jika dianggap gagal, dan menganggap politis kritik yang dilontarkan Rachmat mengatasnamakan PDI-P.

Semua orang, kata Amin, mengetahui prestasi NTB. Angka kemiskinan menurun, kunjungan wisatawan dan perekonomian masyarakat yang meningkat, seperti ditunjukkan dalam statistik BPS.

Namun Amin menganggap sorotan PDI-P adalah bagian dari kritikan saja. Yang jelas, tingkat kepuasan rakyat cukup bagus. Banyak prestasi yang telah dicapai. “Lihat data, kontribusi kita di pariwisata juga penting untuk nasional,” tegasnya.

Ia menambahkan, kritik Rachmat, adalah hal yang biasa saja, karena pasti ada yang puas dan tidak puas. Tapi Pemprov NTB juga tak menutup mata dan telinga, karena akan ada evaluasi.

“Di samping kritik, perlu juga dong akui prestasi. Ini koreksi biasa. Apa yang menjadi kelemahan akan kita perbaiki. Intinya, jangan hanya berikan kritikan, tapi berikan kami solusi,” tandasnya. (prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Pemkot Mataram Siapkan Free Wifi di Lokasi Tongkrongan ini

  Mataram – Guna memudahkan akses informasi berbasis dalam jaringan (daring), Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram ...