in

Sssst… Ada Hotel di Mataram Diduga Sediakan PSK, Mohan Geram

Ilustrasi

kicknews.today – Beberapa hotel di Kota Mataram diduga menjalankan jasa prostitusi dengan menyediakan Pekerja Seks Komersial (PSK) di hotel tersebut. Menanggapi kabar itu Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana merasa geram.

“Kita akan kroscek kebenaran isu ini tentu jika ada praktik begitu akan kita panggil manajemen hotelnya,” ungkapnya, Selasa (25/7).

Menurutnya, sebagai Ibu Kota NTB yang tengah mengusung branding destinasi wisata halal tak sepantasnya hotel-hotel justru menyediakan jasa prostitusi.

“Ini tidak pantas, apalagi kita sudah punya komitmen menjadi destinasi wisata halal. Kalau ada oknum dari luar kita minta supaya aktivitas itu dihentikan,” tegasnya.

Pemerintah selama ini bukan tanpa upaya, bentuk pengawasan beberapa kali dilakukan hanya saja praktik-praktik yang ada di lapangan dinilai sangat licin dan terselubung.

“Selama ini kita terus awasi tetapi praktik-praktik begini kan tidak tahu mereka terselubung karena tidak mungkin dibuka secara fulgar tapi kalau ada laporan kita tetap atensi,” tandasnya.

Sementara itu, menanggapi hal ini salah seorang pelaku pariwisata di Mataram Reza Bovier mengatakan bahwa dalam proses memikat para tamu hotel-hotel tertentu memang menyediakan sarana hiburan seperti massage, SPA, karaoke, bahkan bar hal ini notabene sebagai strategi bisnis.

“Kalau sampai lari ke prostitusi itu jelas strategi ngawur,” cetusnya.

Reza yang juga seorang General Manager (GM) di hotel Santika ini mencontohkan, pihaknya dalam memberi fasilitas murni menghadirkan hotel sebagai sarana penginapan yang bersih dan ramah lingkungan. Terlebih Santika adalah pelopor hotel dengan sertifikasi halal di NTB.

“Sampai saat ini kami satu-satunya hotel di NTB (bukan hanya Mataram atau Lombok) yang mendapat predikat biru dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebagai hotel ramah lingkungan. Kami hotel yang halalnya murni dari belakang sampai depan, zero alkohol, tidak ada massage, tidak ada karaoke, tidak ada bar, tidak ada spa,” bebernya.

“Saya kira kalau sudah seperti itu (hotel sediakan jasa PSK-red) sangat berlebihan,” imbuhnya. (iko)

Baca Juga: