in

Pasca Diprotes, Pimpinan DPRD NTB Bahas Ulang KUA-PPAS

H Mori Hanafi SE, M Comm
Wakil Ketua DPRD NTB, Mori Hanafi

 

Mataram –  Pasca diprotes sejumlah fraksi karena tidak dilibatkan dalam proses pembahasan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS), akhirnya pimpinan DPRD NTB bersedia membahas ulang kebijakan yang telah ditandatangani.

Salah satu pimpinan DPRD NTB, Mori Hanafi, membenarkan bahwa KUA-PPAS akan dibahas dan ditandatangani ulang. “Sebenarnya, itu persoalan teknis. Secara substansif nggak ada masalah,” ungkapnya di Mataram, Jum’at (21/7).

Baca Juga:

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”5630″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]BACA JUGA :[/su_posts]

Secara teknis, katanya, syarat sah penandatanganan KUA-PPAS itu cukup dihadiri empat pimpinan dewan dengan Gubernur NTB dalam satu tempat. Sedangkan secara substansif masih akan dilakukan pembahasan lagi.

“Kita percepat karena Pak Gubernur akan keluar daerah, kalau ditunggu pulang Jum’at pekan depan. Begitu pula halnya jika ditandatangani pekan depan, beberapa pimpinan dewan akan sibuk ke Jakarta dan urus kesiapan menunaikan ibadah haji. Sehingga, itu menjadi pertimbangan kenapa dipercepat,” katanya.

Mori menegaskan, sesungguhnya penandatanganan wewenang pimpinan yang disebut hak diskresi, namun pembahasan harus di tingkat banggar. “Masalahnya, fraksi-fraksi kemarin bersikeras, tidak mau menerima hasil yang sudah ditandatangani, maka KUA-PPAS itu pun tidak akan dipakai,” jelas Mori.

Ihwal penjualan saham PT DMB yang dipersoalkan sejumlah fraksi, Mori mengatakan tidak ada masalah namun masih debatable, apakah uangnya akan langsung ditansfer ke kas daerah atau ke rekening PT DMB. “Yang jelas, tinggal menunggu RUPS saja. Devidennya sudah dibayar alias tidak ada masalah,” ujarnya.

Ketua Fraksi PKS DPRD NTB, Johan Rosihan, saat dihubungi mengatakan, jika KUA-PPAS tidak dibahas ulang, tetap akan dianggap melanggar aturan. “Tapi pimpinan siap bahas ulang nanti,” ucapnya. (prm)