BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Setnov Tersangka, Peta Politik NTB Berubah, Ahyar Kalem…

H Ahyar Abduh (kiri) dan Setya Novanto (kanan)

 

Mataram – Ditetapkannya Ketua umum Golkar Setya Novanto (Setnov) sebagai tersangka dalam kasus E-KTP oleh KPK praktis membuat peta perpolitikan menjelang Pilkada 2018 di Nusa Tenggara Barat (NTB) berubah.

Namun Walikota Mataram, H Ahyar Abduh yang digadang-gadang akan bertarung di pemilihan gubernur (Pilgub) NTB 2018 bersikap tenang-tenang saja. Ia tetap optimis jika partai berlambang pohon beringin itu akan mendukungnya.

BACA JUGA:

“Bagaimana kita ke depan, tentu ada mekanisme dan suara-suara dari kader. Kita serahkan semua di tingkat pusat,” ungkapnya, Selasa (18/7).

Menurutnya, sebagai partai yang cukup lama berdiri, Golkar dalam melakukan penjaringan mengutamakan kepentingan masyarakat. Siapa yang nanti akan diusung, Ahyar mengatakan tak mau berspekulasi lebih jauh.

“Semua kader punya peluang sama, siapa pun itu. Golkar partai yang terbuka. Jelas kepentingan masyarakat adalah yang utama,” katanya.

Ahyar mengatakan bahwa komunikasi politik tidak hanya dijalin dengan Golkar saja. Melainkan juga dengan sejumlah partai lainnya. Oleh sebab itu, ikhtiar (komunikasi) dengan sejumlah elit parpol di pusat terus dilakukan.

“Saya komunikasi dengan Jusuf Kalla, kan saya dekat semua di situ. Karena dari tahun 80-an saya jadi kader,” jelasnya.

Kendati demikian, untuk berkunjung ke pusat guna melakukan komunikasi politik ia mengaku masih menunggu.

“Sepenuhnya kita serahkan ke partai. Kalau saya ngikut aja, untuk ke DPP nanti dulu, kita lihat dinamika di internal partai,” pungkasnya. (iko)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Monumen Mataram Setinggi 50 Meter dengan Lift dan Jalan Bawah Tanah Segera Dibangun

    Mataram – Pemerintah Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, telah menyiapkan anggaran sebesar Rp5 ...