BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Medsos Terancam Diblokir, Diskominfo Mataram Bilang Ini Pendewasaan

Ilustrasi

 

Mataram – Kementerian Komunikasi dan Informatika mengancam akan memblokir seluruh media sosial di Indonesia. Pasalnya penyebaran konten-konten negatif yang sangat mudah di konsumsi masyarakat. Oleh karenanya, masyarakat khususnya di Kota Mataram diminta untuk tidak menyebarkan informasi tidak benar (hoax) atau men-share konten berbau pornografi apalagi faham-faham radikal.

Hal ini ditegaskan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Mataram, HL Junaidi, Senin (17/7).

Baca Juga:

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”186″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]BACA JUGA :[/su_posts]

“Ini menjadi sebuah pendewasaan atas informasi, masyarakat harus jeli dan bijak dalam menggunakannya,” ujarnya.

Menurutnya, supaya tidak terpengaruh dengan informasi yang menyesatkan, seorang netizen harus jeli. Ketika melihat video atau konten berbau negatif, didak perlu dibaca atau bahkan sampai men-share. Dalam hal ini, intelektualitas mesti dikedepankan.

“Masyarakat harus selektifit, mereka adalah audiens menerima pesan yang masuk. Di sinilah butuh sosial intelektual, apakah informasi itu hoax, negatif, atau tidak,” jelasnya.

Dia mengatakan, komunikasi via media sosial ada dua konteks. Yaitu sumber yang jelas dan bagaimana karakter audiens tersebut. Jika khalayak mudah terpicu, maka semakin banyak pula oknum tak bertanggungjawab menyebarkan informasi negatif. Tetapi jika sebaliknya, ketika penguna cerdas dan dewasa, informasi negatif begitu mudah dapat diredam.

“Ini sejauh mana kita dewasa, dalam ranah TIK, apakah kita begitu bodoh sehingga begitu mudah percaya,” katanya.

“Kami pun dalam mengedukasi masyarakat melakukan secara normatif saja. Saat ini kita sedang mengakomodir semua website dinas untuk dijadikan satu di situs resmi Pemkot Mataram. Tujuannya, kalau ada masyarakat ingin info atau bertanya, ya di situlah tempatnya,” imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara menegaskan akan menutup sejumlah media sosial semacam Facebook, Twitter, Youtube, dan lainnya. Sebab penyedia platform Internasional ini dinilai melakukan pembiaraan terhadap arus informasi berkonten negatif yang tersebar di Indonesia. Ancaman Menkominfo tidak sekedar gertakan, sebab belum lama ini institusi tersebut telah memblokir Telegram, layanan pengirim pesan instan multi-platform, milik Pavel Durov. (iko)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About Redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Adukan segala Keluhan Warga via SMS ke 1708

  Mataram – Sistem Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (Lapor) akan segera diterapkan di ...