BIGtheme.net http://bigtheme.net/ecommerce/opencart OpenCart Templates

Faktor Kemiskinan Pengaruhi Terjadinya “Money Politic”

Ketua Bawaslu NTB, M Khuailid

 

Mataram – Ketua Bawaslu NTB, M Khuailid menyebutkan tiga hal yang menjadi kekhawatiran yang berpotensi memicu terjadinya pelanggaran pada pilkada 2018 mendatang.

Satu diantaranya adalah faktor indeks kemiskinan yang disebutnya akan berpengaruh pada potensi terjadinya politik uang.

BACA JUGA:

“Indeks kemiskinan mempengaruhi sikap pemilih untuk menerima money politic, siapa yang tidak mau dikasi uang sementara dalam kondisi tidak punya uang,” ungkapnya saat ditemui wartawan di Mataram baru-baru ini.

Selain itu netralitas ASN juga menjadi faktor yang cukup mengkhawatirkan bagi Bawaslu, mengingat dari hampir semua nama yang muncul, beberapa diantaranya merupakan kepala daerah yang masih aktif.

“Netralitas ASN, ini memang indeks kerawanannya agak tinggi mengingat beberapa kepala daerah diprediksi ikut jadi calon. Nah potensi yang mengkhawatirkan adalah terjadinya politisasi birokrasi,” kata Khuailid.

Maka Bawaslu NTB melakukan sejumlah langkah yang diantaranya ditujukan untuk memberikan penyadaran. Baik dengan menyentuh tim sukses maupun para calon.

Terutama terkait potensi terjadinya politik uang, Bawaslu telah berupaya untuk melakukan sosialisasi tidak hanya kepada masyarakat, namun juga kepada calon dan tim suksesnya.

“Karena money politic dua arah, ada pihak pemberi dan penerima. nah dua sisi ini kita sentuh, agar peningkatan demokrasi pada pemilihan gubernur bisa lebih meningkat secara kualitas,” ungkapnya. (hl)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

About redaksi kicknews.today

Dalam Kategori Ini

Disenggol Gerindra, PKB Buka Mulut

  Mataram – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) NTB geram atas tudingan ...