in

Mohan: Lebaran Topat, Syiar Memperkuat Ukhuwah Islamiah

H Mohan Roliskana Wakil Walikota Mataram saat berziarah ke makam bintaro (photo: dedi nyem)

 

Mataram – Agenda tahunan lebaran topat di wilayah Pulau Lombok khususnya di Mataram, tak pernah absen dilaksanakan. Salah satu lokasi yang wajib dijadikan pusat penyelenggaraan perayaan agenda ini adalah areal lokasi Pemakaman Bintaro yang termasuk dalam wilayah Kecamatan Ampenan.

H Mohan Roliskana Wakil Walikota Mataram yang hadir didampingi oleh istrinya Kikin Roliskana, mengingatkan kembali salah satu esensi penting dari digelarnya peringatan tahunan tersebut.

“Kegiatan ini adalah untuk memperkuat ukhuah Islamiah, sekaligus sebagai syi’ar keagamaan. Rangkaian acara tadi diawali dengan ziarah ke makam para Auliya yang ada di areal makam Bintaro ini,” ungkap H Mohan saat mengawali sambutannya, Minggu (2/7).

Baca Juga:

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”7786,7838,5134,5116″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]BACA JUGA :[/su_posts]

“Ziarah makam adalah salah satu cara kita memberikan penghormatan kepada para Auliya. Karena para Auliya tersebut telah memberikan waktu dan hidupnya untuk mensyi’arkan ajaran Islam. Mereka sangat berjasa dalam penyebaran Agama Islam hingga kita bisa mendapat hidayah Islam,” sambung pemimpin muda yang terbilang taat menjalankan ajaran Islam ini.

Karenanya Mohan sempat mengingatkan agar masyarakat tidak merayakan lebaran topat dengan evoria yang berlebihan. Agar esensi dari digelarnya acara ini tidak malah menjadi terlupakan.

“Tujuan yang lain dari lebaran topat ini adalah perayaan lebaran kecil bagi masyarakat yang melaksanakan puasa sunnah syawal, maka jangan berlebihan,” ucapnya.

Diakhir ungkapnya Mohan sempat menyampaikan apresiasi pada panitia penyelenggara yang dinilainya telah bekerja maksimal untuk kelancaran jalannya acara.

Setelahnya Wakil Walikota bersama Danlanud Rembiga dan jajaran forum komunikasi pimpinan daerah melaksanakan patroli laut, dengan menggunakan boat untuk memantau kesiapan pengamanan kegiatan masyarakat di sepanjang pesisir pantai Kota Mataram. (hl)