in

Kapan Juara Gema Takbir di Mataram Diumumkan? Ini Jawaban Panitia

salah satu kafilah malam takbiran di Mataram (photo: solihin putra sasak) dan ketua panitia penyelenggara Yusril Arwan
salah satu kafilah malam takbiran di Mataram (photo: solihin putra sasak) dan ketua panitia penyelenggara Yusril Arwan

 

Mataram – Panitia penyelenggara gema takbir malam seribu cahaya yang juga merupakan penyelenggara pawai takbiran 1438 H, belum mengeluarkan keputusan kafilah yang menjadi pemenang dalam even tersebut.

Ketua Panitia Penyelenggara Yusril Arwan menjelaskan bahwa panitia memang belum melaksanakan rapat finalisasi penentuan kafilah mana saja yang masuk sebagai kafilah terbaik tahun ini.

“Untuk juara, tim juri sudah selesai rapat, tapi kami dari panitia belum rapat secara keseluruhan untuk hasil penjurian. Karena sistem penjurian tahun ini betul-betul dilakukan tidak hanya pada tempat acara saja, tapi dari sejak awal kafilah berangkat dari tempat asalnya masing-masing sudah ada penilaian,” ungkap Yusril yang dikonfirmasi kicknews melalui sambungan telepon, Selasa (27/6).

Baca Juga:

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”7331″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]BACA JUGA :[/su_posts]

Dijelaskannya bahwa ia menjadwalkan akan sesegera mungkin melaksanakan rapat dengan seluruh panitia, dan minggu depan hasilnya akan diumumkan.

“yang menjadi point penilaian tentu mulai dari tema yang diusung, miniatur yang dibuat, kerapian, ketertiban, kebersihan dari sejak mulai jalan dari lokasi asal hingga selesai. Bahkan ketertiban seluruh kafilah dalam hal tidak meledakkan kebang api juga menjadi penilaian dari tim juri,” ungkapnya.

Penyelenggaraan pawai takbir untuk tahun ini merupakan kali pertama dilaksanakan secara bersama oleh Pemerintah Kota Mataram dan provinsi, dengan tim pelaksana teknis dari KNPI dan BP2KM Kota Mataram.

“Akan ada tiga klasifikasi juara, yaitu juara tingkat provinsi, kota dan kecamatan,” sambungnya.

Penyerahan piala bergilir dari Gubernur untuk tingkat provinsi, direncanakan akan diserahkan langsung oleh Gubernur NTB.

Yusril menambahkan bahwa animo masyarakat yang ikut sebagai peserta pawai takbir tahun ini jumlahnya meningkat sekitar 15 persen. Dibandingkan tahun lalu, tercatat kafilah yang ikut berjumlah sekitar 120 peserta, tahun ini meningkat menjadi lebih dari 140 kafilah.

“Awalnya kami menargetkan peserta yang akan ikut pawai turun ke jalan sekitar 1.200 sampai 1.500 orang, namun ternyata yang ikut lebih dari 29.000 orang, malah ada salah satu kecamatan di Mataram jumlah warganya yang ikut sampai 1.500 orang,” kata Yusril.

“Inilah yang membuat sejarah, sampai kita berhasil memecahkan rekor muri untuk peserta pawai takbir terbanyak yang ikut turun ke jalan,” pungkasnya. (hl)