in

Seperti Biasa, BMKG akan Amati Hilal dari Loang Baloq

Ilustrasi pemantauan Hilal 1 Syawal
Ilustrasi pemantauan Hilal 1 Syawal

 

Mataram – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Geofisika Mataram, Nusa Tenggara Barat akan melakukan pengamatan hilal di Pantai Loang Baloq pada 24 Juni 2017 untuk memastikan waktu pelaksanaan Idul Fitri 1438 Hijriah.

“Insya Allah Tim Hisab Rukyat Kantor Wilayah Kementerian Agama NTB akan bersama kami melaksanakan rukyat hilal 1 Syawal 1438 Hijriah, di Taman Rekreasi Loang Baloq, mulai pukul 17.00 Wita,” kata Kepala Stasiun BMKG Stasiun Geofisika Mataram, Agus Riyanto, di Mataram Kamis (22/6).

BACA JUGA:

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”7786″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]BACA JUGA :[/su_posts]

Ia mengatakan pelaksanaan rukyat hilal awal Ramadhan 1438 Hijriah juga dilakukan di pantai yang menjadi salah satu destinasi wisata di Kota Mataram tersebut.

Sebelum menentukan lokasi, BMKG Stasiun Geofisika Mataram terlebih dahulu melakukan survei lokasi titik pengamatan hilal di Malimbu dan Senggigi, wilayah Kabupaten Lombok Barat, serta Pantai Loang Baloq di Kota Mataram.

Tim rukyat hilal akhirnya menetapkan Pantai Loang Baloq sebagai titik pengamatan terbaik.

“Kalau titik pengamatan hilal di Malimbu dan Senggigi, posisi hilal di sana akan tertutup oleh gunung Agung di Bali,” ujarnya.

Terkait dengan kondisi ketinggian bulan, Agus menyebutkan berdasarkan data dari BMKG, konjungsi/ijtima’ terjadi pada 24 Juni 2017 pukul 10.31 Wita, di mana pada saat konjungsi tersebut umur bulan adalah 0 jam.

Berdasarkan informasi waktu konjungsi tersebut, bulan termuda yang dapat terlihat ada pada saat matahari terbenam pada 24 Juni 2017.

Ia menambahkan ketinggian hilal saat matahari terbenam pada 24 Juni 2017 di wilayah NTB, rata-rata berada pada ketinggian 3 derajat.

Namun demikian, BMKG NTB akan melakukan pengamatan hilal bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama NTB dan kampus-kampus pada 24 Juni 2017 di Pantai Loang Baloq Mataram.

Kegiatan serupa juga akan dilakukan beberapa Stasiun Geofisika BMKG di Indonesia, dan akan disiarkan secara “livestreaming” pada alamat http://media.bmkg.go.id/hilal/.

Hasil pengamatan yang tersebar di seluruh Indonesia itu akan menjadi informasi dan pertimbangan dalam sidang isbat.

“Untuk keputusan kapan jatuhnya 1 Syawal, akan menanti hasil pengamatan hilal pada 24 Juni dan keputusan sidang isbat,” kata Agus.(red/ant)