in

Lebaran, Jalur Sengigi Ditutup, Berikut Penjelasan Dir Lantas Polda NTB

Jalah satu jalan di Senggigi (foto: juniawanarif)
Jalah satu jalan di Senggigi (foto: juniawanarif)

 

Mataram – Jalur menuju kawasan wisata Senggigi Lombok Barat dipastikan ruas paling ramai saat Idul Fitri dan Lebaran Topat nantinya. Kepolisian membuat kebijakan akan menutup akses kendaraan menuju Senggigi. Tujuanya untuk menghindari kemacetan parah saat arus balik pengunjung ke destinasi wisata andalan NTB itu.

Penutupan jalur ke senggigi akan dimulai di simpang empat Kebon Roek Ampenan. Beberapa kilo dari jalur itu, akan ditutup juga di simpang Gunung tiga Seteluk. Sehingga tidak ada kendaraan dari Mataram,  Lombok Barat, maupun daerah lain yang akan masuk. Ini untuk memperlancar arus balik pengunjung pantai dan makam di kawasan Seggigi yang biasanya ramai dikunjungi masyarakat.

Baca Juga :

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”7786″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]BACA JUGA :[/su_posts]

Kombes Pol Budi Indra Dermawan  menyebut, penutupan akan dilakukan sore hari pada saat hari H Idul Fitri dan hari H lebaran Topat. “Penutupan akan kita lakukan  mulai jam 5 sore, sampai beberapa jam,” kata Dir Lantas.

Tujuannya, agar tidak ada kendaraan dari Mataram dan Lombok Barat yang akan masuk ke jalur Senggigi. Sehingga  masyarakat yang selesai melakukan ritual ziarah ke makam di kawasan Batu Layar maupun yang sudah tuntas menikmati liburan di pantai, perjalanan baliknya bisa lancar kearah Mataram mapun Lombok Barat atau pun daerah lainnya.

Ini yang disebut Dirlantas sebagai sistem buka tutup.  “Kita akan pakai sistem buka tutup itu. Jadi nanti jalur Senggigi itu akan keluar satu arah pengendara,” jelasnya.

Dir Lantas berharap masyarakat mengerti dengan kebijakan buka tutup jalur tersebut, demi  kelancaran arus lalulintas dan mencegah kemacetan yang parah.

Pengamanan akan melibatkan tiga Polres, Polres Mataram, Polres Lombok Barat dan sebagian oleh Polres Lombok Utara. Kebijakan ini setelah melalui survey Dir Lantas Bersama Kabag Ops dan Kasat Lantas  tiga polres tersebut.

Personel yang akan diterjunkan untuk sistem buka tutup, pngamananan jalan raya, sampai di kawasan pantai nanti melihatkan 1000 lebih personel gabungan. (bh-red)