in

TGB Sidak Sarana 3 Angkutan, Terminal Mandalika Perlu Ditunjang Taman Bermain Anak

Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi saat sidak Moda Transportasi Mudik
Gubernur NTB, TGH M Zainul Majdi saat sidak Moda Transportasi Mudik

 

Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), TGH M Zainul Majdi memastikan moda transportasi untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah penumpang arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah tahun ini, baik angkutan darat, laut dan udara, dinyatakan siap dan layak operasi sesuai standart operating prosedure (SOP).

Kesiapan moda transportasi mudik tersebut, berdasarkan hasil sidak bersama seluruh anggota Forum Koordinasi Pimpinan di Daerah (Forkopimda) Provinsi NTB di Tiga sentra lokasi arus transportasi darat, laut dan udara, Selasa (21/6).

Baca Juga :

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”7786″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]BACA JUGA :[/su_posts]

Tiga lokasi tersebut meliputi, terminasl bus Mandalika, pelabuhan Lembar dan Bandara Internasional Lombok. Dari sidak di tiga lokasi tersebut, TGB, sapaannya, menilai aspek kenyamanan, keamanan dan SOP kendaraan angkutan lebaran tahun ini, dianggap layak.

“Transportasi, baik darat, udara, maupun laut, itu tidak hanya menyangkut alat transportasi, tapi juga SOP yang mengatur, baik pergerakan orang, kemudian SOP keamanannya. SOP itu penting kalau ada masalah,” ungkapnya.

TGB mengatakan, transportasi darat, khususnya bus antar pulau dari terminal Mandalika Mataram, semuanya telah dicek dan dinyatakan layak operasi. Termasuk sisi kebersihan dan kenyamanan terminal sudah cukup baik. Demikian juga aktivitas di pelabuhan penyeberangan Lembar, masih berjalan lancar, belum terjadi antrean berlebihan meskipun telah terjadi peningkatan arus penyebarangan. Sedangkan arus penerbangan di Lombok Internasional Air Port (LIA), telah terjadi peningkatan arus penumpang sebesar 15 persen dibandingkan hari-hari sebelumnya. Sehingga telah dilakukan antisipasi melalui extra flight.

TGB dalam kesempatan itu mencoba menaiki bus bersama, langsung menuju lokasi informasi, dilanjutkan ke pos layanan kesehatan gratis. Setelah itu, beranjak menuju sejumlah bus untuk memeriksa kalayakan armada-armada yang akan digunakan tersebut.

“Dari segi kenyamanan, ada peningkatan. Fasilitas publik terlihat bersih,” nilai TGB terhadap terminal Mandalika.

Hanya saja, kata TGB, terminal Mandalika perlu perlu ditunjang sarana atau taman bermain untuk anak-anak yang ikut orang tuanya bepergian. Hal itu dikarenakan, mengingat perjalanan jauh, fasilitas ini dibutuhkan bagi anak-anak untuk sekedar bermain sambil menunggu waktu keberangkatan.

Dari segi keamanan, Ia menilai semua alat transportasi yang disidak, kecuali pesawat, dalam kondisi layak untuk digunakan. Fasilitas keselamatan dinilai lengkap dan cukup sesuai kebutuhan.

Rombongan Gubernur kemudian beranjak ke pelabuhan penyeberangan Lembar, Kabupaten Lombok Barat. Kembali, orang nomor satu di NTB itu memeriksa sejumlah fasilitas yang tersedia di kapal pengangkut penumpang dan barang, seperti baju pelampung, skoci, dan beberapa fasilitas keamanan lainnya.

Dari Pelabuhan yang menghubungkan Lombok dengan Bali tersebut, TGB kemudian bergerak menuju Bandara Internasional Lombok (BIL). Sejumlah tempat strategis yang berkaitan langsung dengan pelayanan masyarakat atau penumpang, seperti pos pelayanan terpadu dan loket cek in tiket diperiksa.

Khusus di loket layanan tiket, Gubernur sempat berbincang dengan wisatawan luar negeri. Gubernur terlihat akrab berbincang dengan turis tersebut, terkait kesan selama berada di Lombok.

Wisatawan itu menyampaikan, bahwa masyarakat NTB, khususnya Lombok, memiliki sikap yang ramah dan senang membantu. Dan mereka mengatakan bahwa selama berada di daerah yang dikenal Bumi Seribu Masjid itu, tidak pernah ada gangguan keamanan. Bahkan mereka menilai, Lombok lebih aman dibanding daerah lain yang mereka kunjungi.

Gubernur menilai, secara umum fasilitas transportasi yang digunakan masyarakat untuk mudik lebaran tahun ini dianggap layak dan aman. Kendati demikian, ada yang perlu menjadi catatan, seperti memastikan kendaraan itu dicek detail, seperti rem, lampu, toilet dan fasilitas lain. Tidak hanya itu, Gubernur meminta agar dokumen berkendaraan para sopir dipastikan lengkap, seperti SIM, STNK dan dokumen lain yang diperlukan.

“Kita harapkan kalau aspek kenyamanan, kemanan dan SOP itu, bisa terlaksana dan terintegrasi. Mudah-mudahan nyamanlah mudiknya,” ucap TGB. (prm)