in

Ingat! THR Karyawan Wajib Dibayarkan

ilustrasi karyawan terima THR (photo: net)
ilustrasi karyawan terima THR (photo: net)

 

Mataram – Sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Ketenagakerjaan RI Nomor Nomor B499/PHIJSK/V/2017 tentang Pembayaran THR Keagamaan 2017. Maka seluruh perusahaan di Indonesia, tak terkecuali di Kota Mataram wajib memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada semua karyawan.

“THR diberikan pada karyawan yang telah bekerja selama 12 bulan, yakni sebesar satu kali gaji merujuk dalam edaran itu,” ungkap Kepala Dinas Ketenaga Kerjaan Kota Mataram, H Saiful Mukmin, Rabu (14/6).

Untuk menghindari persoalan yang muncul jika perusahaan tidak memberikan hak karyawan, pihaknya telah membentuk tim pengawas guna memantau perusahaan-perusahaan yang ada di Mataram.

“Kami selalu mengimbau kepada pimpinan perusahaan agar membayar THR. Bahkan edaran khusus juga kita buat,” katanya.

Baca Juga:

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”4802″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]BACA JUGA :[/su_posts]

Posko pengaduan akan didirikan untuk menampung masalah yang dikeluhkan para karyawan nantinya. Hal ini semata untuk memfasilitasi dan mencarikan solusi jika sampai muncul permasalahan antara karyawan dan perusahaan.

“Karyawan yang tidak mendapat hak sesuai ketentuan, menjadi masalah yang harus diprioritaskan,” tegasnya.

Menurut data dinas, persoalan yang muncul terkait THR ini setiap tahun terus mengalami penurunan.

“Iya memang secara keseluruhan ada penurunan kasus,” tandasnya.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Mataram, H Muhir turut mengimbau perusahaan untuk membayar THR karyawannya. Ia menilai bahwa hal ini wajib diberikan perusahaan kepada karyawan, mengacu pada pengabdian serta kontribusi keuntungan yang diberikan kepada perusahaan itu sendiri.

“Ketentuan sudah ada, jadi jangan sampai perusahaan tidak memberikan itu. kami sepakat dengan pemerintah. Kalau pun ada masalah, harus diseleseikan dengan duduk bersama,” jelasnya.

“Semoga tidak ada perusahaan dan pekerjanya yang bermasalah dengan ini nanti,” imbuhnya.(iko)