in ,

Kapolda NTB : Relakah Anda Seorang Narapidana Masih jadi Polisi?

Kapolda NTB, Brigjen Pol Drs Firli MSi
Kapolda NTB, Brigjen Pol Drs Firli MSi

 

Mataram – Hari ini, Senin (22/5) Kapolda NTB Brigjen Pol Drs Firli MSi memecat seorang anggota Kepolisian, Bripka YO (35) yang tertangkap tangan memiliki dan menyimpan narkoba jenis sabu. Bahkan dia teindikasi sebagai pengedar narkoba dari hasil barang bukti yang didapat di TKP penangkapan.

Sekitar tiga tahun yang lalu, YO juga pernah tertangkap karena bermasalah dengan hukum tindak pidana narkotika. Akibat perbuatannya, YO diganjar pidana hukuman selama satu tahun tiga bulan penjara. Namun setelah keluar, dia tercatat masih tetap aktif sebagai anggota kepolisian.

Baca Juga :

“Pertanyaan saya sederhana, relakah anda seorang narapidana yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap masih menjadi seorang anggota polisi?” tanya Kapolda.

“Saya rasa tentu tidak akan ada yang setuju,” imbuhnya, saat ditanya wartawan mengenai perihal pemecatan itu di lapangan Gajah Mada Polda NTB usai upacara Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Menurutnya, mengenai aturan seorang anggota Kepolisian bisa diberhentikan tidak dengan hormat, undang undang telah mengatur dengan jelas yaitu apabila seorang anggota polisi melakukan perbuatan tindak pidana dengan ancaman hukuman lima tahun atau lebih atau melakukan pelanggaran disiplin sebanyak tiga kali, maka dia dapat diberhentikan.

Inilah yang membuat dirinya mantap melakukan pemecatan terhadap YO yang bahkan telah kali ke dua ini melakukan perbuatan tindak pidana.

“Pokoknya yang terlibat narkoba kita pecat. Jangan ragukan itu,” tegasnya. (azi)