Jadilah yang Pertama Tau

Jika Langgar Kode Etik, Anggota Dewan yang Nikah Siri itu terancam Dipecat

Ketua BK DPRD NTB, H Busrah Hasan

 

Mataram – Badan Kehormatan (BK) DPRD NTB, akan memanggil oknum anggota DPRD NTB,berinisial JA dari Fraksi Partai Bulan Bintang (PPB), yang diduga telah mencermarkan nama lembaga terhormat di Jalan Udayana tersebut. Saat ini yang bersangkutan sedang menjalani proses di peradilan lantaran tidak ada izin nikah siri dari istri pertamanya.

Ketua BK DPRD NTB, H Busrah Hasan mengatakan, pemanggilan itu untuk mengklarifikasi kasus yang sebenarnya. Karena sebelumnya, kasus dugaan perselingkuhan itu sempat sampai di meja BK, yang dilaporkan istri JA. Hanya saja saat itu setelah melalui pembicaraan cukup alot, istrinya berjanji tidak akan melanjutkan masalah, sepanjang JA tidak mengulangi perbuatannya.

BACA JUGA:

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”7620″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]BACA JUGA :[/su_posts]

“Memang sempat kita tengahi. Saat itu istrinya bersikeras akan melanjutkan ke ranah hukum,” ungkapnya, Jumat (19/5).

Busrah mengaku mengetahui persoalan ini berlanjut setelah merebak di media massa. Namun selaku Ketua BK, pihaknya tidak bisa mengambil keputusan sendiri, sehingga harus dibahas di internal BK.

Dia menjelaskan, dalam bekerja BK memiliki aturan jelas yang tertuang dalam tata-tertib, di mana semua tindak-tanduk, kode etik, termasuk tingkat kehadiran anggota dewan diatur di sana. Sehingga, sebelum memanggil yang bersangkutan, BK belum bisa mengambil sikap tegas.

Tetapi, nantinya setelah dilakukan klarifikasi dan dari hasil investigasi BK menemukan bahwa yang bersangkutan melanggar tata-tertib, maka  akan jadi bahan pertimbangan untuk membuat keputusan. Keputusan tersebut direkomendasikan kepada fraksinya, yang ditindaklanjuti pimpinan dewan.

“Yang jelas, kalau benar melanggar bisa saja terjadi pemecatan, atau diusulkan pergantian antar waktu (PAW) ke fraksinya,” jelas Busrah.(prm)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat