Jadilah yang Pertama Tau

Astaga…!!! Ratusan STR Perawat Palsu Ditemukan di Kabupaten Bima

Ketua DPW PPNI NTB, H Muhir S Kep

 

Lombok Utara – Ratusan Surat Tanda Registrasi (STR) perawat palsu ditemukan di Kabupaten Bima. Hal itu diungkapkan Ketua DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) NTB, H Muhir usai pelantikan Pengurus DPD PPNI Lombok Utara di Gedung Serba Guna Gondang, Kecamatan Gangga, Sabtu (20/5).

“Ada 130 STR palsu yang kita identifikasi di Kabupaten Bima,” ujar H Muhir.

Dijelaskan Muhir, 130 STR palsu ini penyumbang terbanyak dari total keseluruhan di Provinsi NTB.

BACA JUGA:

[su_posts template=”templates/list-loop.php” posts_per_page=”5″ taxonomy=”post_tag” tax_term=”440″ tax_operator=”0″ offset=”1″ order=”desc”]BACA JUGA :[/su_posts]

Dia menyayangkan mencuatnya kejadian itu. Saat ini pihaknya masih mengidentifikasi proses dugaan pemalsuan STR itu.

Ini juga jadi keheranannya.  Mengapa sampai STR harus dipalsukan. Padahal, lanjutnya, pengurusan dan penerbitan sangat gampang. Bahkan sekarang sudah bisa diurus secara daring (online).

“Tidak sampai lima menit selesai kok diurus,” jelasnya.

Selanjutnya dia meminta kepada perawat khususnya yang tergabung dalam wadah PPNI untuk mengurus kelengkapan praktik perawat, seperti STR dan Nomor Induk Registrasi (NIRa) perawat. Pasalnya, lanjut H Muhir, jika hal ini tidak diindahkan para perawat, maka akan berurusan dengan hukum.

“STR ini kan semacam SIM-nya perawat, kalau ini tidak ada, menurut Undang-undang bisa dikenakan tuntutan Rp 2 miliar,” pungkasnya.

Oleh karena itu, ia berpesan kepada para perawat agar mengurus itu semua, nanti DPD dan DPW PPNI akan memfasilitasi.(dx)

Tanggapan Pembaca

Tanggapan

Anda mungkin juga berminat